Senyum yang Indah Membawa Hidup Semakin Mudah

Judul               : Tersenyumlah

Penulis             : Dr. Aidh al Qarni

Penerbit           : Al-Qalam

Peresensi         : Ahmad Rahmatullah

 

Rangkuman

Buku yang berjudul “Tersenyumlah”  menjelaskan bahwa senyum merupakan kata yang indah, menarik hati, dan juga menyenangkan. Bagaimana kita tidak tersenyum, sementara kita telah meyakini bahwa Allah sebagai tuhan kita, Islam sebagai agama kita, dan Muhammad sebagai Nabi kita. Bagaimana kita tidak tersenyum sementara kita telah ditumbuhkan taman-taman yang menyenangkan dan kebun yang hijau, yang padanya terdapat pohon-pohon indah menyegarkan. Bagaimana kita tidak tersenyum sementara burung-burung bernyanyi, merpati berdendang, matahari bersinar, bulan bercahaya indah, pagi hari datang dalam terang cahaya dan hujan datang di balik awan di langit?

Namun berapa banyak orang yang mnegalami kesedihan, tertimpa awan kegelisahan, dan merasakan tekanan depresi dalam kehidupan. Jangan tanyakan dimana senyumnya saat itu, keindahan tawa dan manisnya humor. Ahmad Amin berkata “Seandainya manusia bersikap jujur, niscaya mereka tidak memerlukan tiga perempat obat-obatab yang ada di apotek dan ia cukup mengobatinya dengan tertawa. Satu tawa lebih baik daripada seribu aspirin dan pil penenang”.

(baca juga: Literasi Santri dan Jejak Pesantren dalam Sosiologi Sastra)

Kelebihan

Dalam buku yang berjudul “Tersenyumlah” terdapat banyak cerita polos yang menarik, humor yang mengundang tawa yang tidak bertentangan dengan agama dan hukum-hukum agama. Dalam buku ini pula, pembaca akan selalu tersenyum karena dihadapkan dengan cerita-cerita lucu. Selain itu, buku ini juga didesain dengan cover yang menarik minat baca pembaca.

Kekurangan

Cerita lucu atau humor yang disajikan dalam buku berjudul “Tersenyumlah” terlalu pendek, sehingga terkadang merasa kurang puas. Selain itu, cerita yang terlalu pendek, akan menimbulkan kesan bahwa cerita belum selesai.

(baca juga: Kekurangan Bukan Rintangan untuk Menggapai Mimpi)

Nilai Buku

Pada dasarnya buku yang berjudul “Tersenyumlah” menceritakan tentang hal-hal yang lucu dan tidak menyimpang dari nilai-nilai agama. Oleh karena itu, buku ini bisa dibaca oleh semua kalangan terutama mereka yang sedang menghadapi masalah.

Peresensi merupakan siswa MA Unggulan Nuris kelas X PK A yang juga aktif sebagai anggota ekstrakurikuler Jurnalistik Website Pesantrennuris.net.

 

 

Related Post