Suara Merdu, Fashohah Sempurna, Hantarkan Siti Khofifatul Azizah Rebut Juara Tahfiz Se-Jawa Timur

Suara Merdu, Fashohah Sempurna, Hantarkan Siti Khofifatul Azizah Rebut Juara Tahfiz Se-Jawa Timur

Pesantren Nuris – SMA Nuris Jember semakin berbangga saat ini, siswa terbaiknya bidang tahfizul Quran mampu menyisihkan 82 peserta dari berbagai sekolah di daerah Jawa Timur. Siti Khofifatul Azizah, siswa kelas XI IPA 2 mampu keluar sebagai juara 3 tahfizul Quran juz 1 dan 30 di Ajang Semarak FKIP “Bina Sekolah” ke-37 di Universitas Muhammadiyah (UM) Jember (27/04/2018).

Lomba tahfizul Quran yang diinisiasi oleh Program Studi Pendidikan Agama Islam diselenggarakan dalam 2 babak. Babak pertama, seluruh peserta mendapatkan tiga soal dengan rincian 2 soal melanjutkan soal dan membaca 1 surat pendek yang ditentukan oleh dewan juri. Setelah itu, terpilih 10 peserta terbaik yang akan berlomba lagi di babak final.

(baca juga: Raih Juara 1 Tingkat Provinsi, Rizky Afdhal Lalui Babak Krusial Cipta Baca Puisi, Sisihkan 47 Peserta)

“Saya senang sekali bisa masuk final. Sempat agak lupa, tapi alhamdulillah bisa meneruskan dan bisa menjawab soal dengan baik. Awalnya saya masuk final di peringkat 10, ini kesempatan yang tidak akan saya lewatkan untuk bisa masuk 5 besar dan juara.” Kata Khofifah, siswa yang aktif di kegiatan ekstrakurikuler tahfizul Quran Nuris ini.

Di babak final, peserta tampil sesuai peringkat yang diperoleh saat babak pertama. Siti Khofifatul Azizah memiliki banyak waktu untuk persiapan dan mengasah mentalnya. Tak pelak, dia mampu tampil optimal dan mulus menjawab 3 soal tanpa cela. Namun, dengan berbagai pertimbangan dewan juri, Khofifah harus puas sebagai juara 3 setelah suara merdu dan fashohah yang sempurna menggerek nilainya dari peringkat 10.

(baca juga: Optimis dan Percaya Diri, Dua Siswa SMA Nuris Jember Juara Olimpiade Bahasa Inggris Jatim)

“Menurut saya ini pengalaman juara yang sangat mengesankan. Peserta lomba ini banyak dan beragam. Sampai larut malam sekitar pukul 21.00 WIB pengumuman juaranya. Suara saya dan kelancaran lah yang membuat saya bisa angkat piala versi dewan juri. Rasa lelah yang terbayar dengan syukur semoga ini awal dari kesuksesan.” Tegasnya.

Keberhasilan Siti Khofifatul Azizah ini tak lepas dari pembinaan ekskul nonsains bidang tahfizul Quran yang mumpuni. Dengan pembinaan yang terkontrol dan manajemen yang berkualitas sehingga mampu membidik bakat dan minat siswa menjadi berprestasi. Kegiatan ekskul yang dikelola oleh Seksi Penjamin Mutu Siswa Yayasan Nurul Islam Jember betul-betul mampu meningkatkan kualitas siswa dalam kompetisi tersebut.

Mila Karmila, Kasi Penjamin Mutu Siswa Yayasan Nurul Islam Jember menyatakan, “Terbukti, meski Khofifah anak IPA yang notabene agak berat dalam pembelajarannya, dia tetap mampu fokus menjadi tahfizul Quran. Menjadi saintis sangat searah dengan Alquran sesuai dengan bakat dan minatnya. Kami di Ekskul akan terus mendampingi bakat anak-anak kami di Nuris.”[AF.Red]

Siti Khofifatul Azizah saat berfoto bersama pemenang lainnya

 

Related Post