Tercatat 593 Gempa Susulan Hantam Lombok, Duka Bencana Nasional

Pesantren Nuris– Indonesia kembali berduka.  Pasalnya, baru-baru ini Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan sekitarnya kembali diguncang gempa bahkan sampai berkekuatan 7,0 SR (5/8/2018). Guncangan tersebut terjadi tepat pukul 18.46 WITA dan berpotensi tsunami.

Pasca gempa berkekuatan 7,0 SR, hingga tanggal 13 Agustus 2018 tercatat masih terjadi gempa susulan sebanyak 593 gempa susulan. Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) mencatat korban tewas akibat gempa tersebut hingga saat ini sudah 392 orang.  Korban tewas tersebut tersebar di kabupaten Lombok Utara sebanyak 339 orang, Lombok Barat 30 orang, kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 10 orang,  Kota Lombok 2 orang dan Lombok Tengah 2 orang.

(baca juga: Pendaftaran CPNS Segera Dibuka, Are You Ready?)

Sementara korban luka saat ini mencapai 1.353 orang, dengan rincian 783 orang di antaranya luka berat dan 570 lainnya luka ringan. Akibat gempak yang mengguncang Lombok ini, sebanyak 387.067 warga mengungsi  di beberapa tempat pengungsian. Selain itu, dilansir dari detik.com gempa tersebut juga menimbulkan kerusakan fisik di antaranya 67.875 unit rumah rusak, 606 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit mushola rusak, 20 unit perkantoran rusak.

(baca juga: Jember Fashion Carnaval 2018, Asia Light; Kebanggaan Indonesia untuk Dunia)

Bantuan kepada korban gempa terus diupayakan oleh TNI dan juga tim PDB (Penanganan Darurat Bencana), sehingga bantuan dapat tersalurkan secara merata. Hingga saat ini, penyaluran bantuan hingga daerah sulit masih dilakukan baik melalui jalur darat maupun udara.  Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah meninjau langsung kondisi korban dan penanganan bencana di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Bahkan, Jokowi juga berkunjung ke rumah Zohri, peraih medali emas olimpiade atletik lari.(red/Yuv)

 

 

Related Post