Santri Berjiwa Pemimpin: Alumni MA Unggulan Nuris Raih Gelar Sarjana Sosial di Yogyakarta

Terasah dalam Organisasi dan Akademik, Bersiap Rengkuh Masa Depan Cemerlang

Pesantren Nuris – Perjalanan meraih gelar sarjana bukan sekadar tentang menyelesaikan perkuliahan, melainkan juga tentang proses pembentukan karakter, pengembangan kepemimpinan, serta pengabdian kepada masyarakat. Hal inilah yang tercermin dalam sosok Octavia Safina Fitri, alumni MTs dan MA Unggulan Nuris Jember yang berhasil menyelesaikan studi di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan menyandang gelar Sarjana Sosial (S.Sos.).

Setelah menuntaskan sidang skripsi di hadapan para dosen penguji, proses ajuan revisi hingga cetak skripsi akhirnya tepat pda 21 Mei 2026 kemarin resmi diwisuda. Gelar sarjana sosial bukan lagi sekadar selempang, tetapi resmi melekat di belakang nama cantik nan indahnya. Dengan gegap gempita bersama keluarga, selama datang dunia semoga ilmunya berkah dan manfaat.

Keberhasilan tersebut menjadi buah dari perjuangan panjang yang dijalaninya selama menempuh pendidikan tinggi. Melalui skripsi berjudul “Peran LAZISMU DIY dalam Filantropi Digital melalui Program Jalan Kebaikan untuk Menarik Partisipasi Sosial Generasi Z”, Via—sapaan akrabnya—menunjukkan ketertarikannya pada isu-isu sosial dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian tersebut berhasil dipertahankan dengan baik di hadapan dewan penguji pada Januari 2026.

(baca juga: Izza Nur Layla, Alumni MA Unggulan Nuris Peraih Beasiswa Internasional, Kini Kembangkan Pesantren Skill di 3 Kota)

Namun, prestasi Via tidak hanya terlihat dari capaian akademiknya. Selama menjalani masa perkuliahan, ia tumbuh sebagai pribadi yang aktif, visioner, dan memiliki kemampuan kepemimpinan yang kuat. Berbagai organisasi kampus menjadi ruang pengembangan dirinya, di antaranya Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) dan Unit Kegiatan Mahasiswa JQH Al Mizan. Melalui organisasi-organisasi tersebut, ia belajar mengelola program, membangun kerja sama tim, serta mengasah keterampilan komunikasi dan manajerial.

Talenta kepemimpinannya semakin terlihat ketika ia mendapat amanah sebagai Ketua Umum NURFATA, organisasi yang mewadahi alumni Nuris. Kepercayaan tersebut menjadi bukti bahwa dirinya tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga mampu menggerakkan, menginspirasi, dan menyatukan anggota untuk mencapai tujuan bersama. Kepemimpinannya yang penuh dedikasi dan loyalitas menjadikan organisasi tersebut terus berkembang dan memberikan manfaat bagi para alumni.

Di luar aktivitas organisasi, Via juga menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi. Setelah menyelesaikan studi, ia bergabung dengan Perkumpulan Pengajar Pinggir Sungai (P3S), sebuah komunitas yang bergerak di bidang pendidikan sosial. Melalui kegiatan tersebut, ia mengabdikan diri untuk mendampingi dan mengajar anak-anak dari kalangan kurang mampu agar tetap memperoleh akses pendidikan yang layak.

(baca juga: Santri Berprestasi Internasional Berkat Inovasi dan Kreativitas, Alumni MA Unggulan Nuris ini Kece Abis)

Sementara setelah penantian prosesi wisuda yang berlangsung pada 21 Mei tersebut, Via tetp melanjutkan untuk aktif berkarya dengan menerima berbagai amanah sebagai juri lomba baca puisi dan pidato bahasa Indonesia. Aktivitas tersebut selaras dengan bakat yang telah diasahnya sejak menjadi santri, di mana ia kerap menorehkan berbagai prestasi dalam bidang literasi, kepenulisan, dan seni bertutur.

Kisah Octavia Safina Fitri menjadi gambaran bahwa keberhasilan seorang mahasiswa tidak hanya diukur dari nilai akademik semata, tetapi juga dari kemampuannya memimpin, mengabdi, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Sosoknya membuktikan bahwa santri mampu tampil sebagai pemimpin muda yang berintegritas, berprestasi, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.[AF.Red]

Nama: Octavia Safina Fitri, S.Sos.
Alamat: Jalan Rengganis Rambipuji Jember
Lembaga: MTs Unggulan Nuris tahun 2019; MA Unggulan Nuris, Jurusan PK, tahun 2021
Kuliah: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial

Related Post