Prestasi Tahfidz dan Segudang Capaian Akademik Jadi Bekal Menuju Hafidzah Mutqin 30 Juz
Pesantren Nuris – Semangat menghafal Al-Qur’an terus ditunjukkan oleh santri Program Tahfidz MTs Unggulan Nuris Jember. Salah satu santri berprestasi tersebut adalah Keysa Maziyatul Karimah, siswi kelas IX yang berasal dari Dusun Lohong, Karang Semanding, Balung, Jember, Jawa Timur. Hingga saat ini, Keysa telah berhasil menyelesaikan hafalan 19 juz Al-Qur’an dan terus berupaya menambah serta menjaga kualitas hafalannya.
Siswi yang akrab disapa Keysa atau Ziya ini memiliki beragam hobi, mulai dari membaca, memasak, hingga menonton film berbahasa Inggris. Sejak kecil, ia telah menunjukkan ketertarikan besar terhadap dunia pendidikan dan Al-Qur’an. Lulusan MI Al-Ma’arif Nusantara Jimbaran, Bali tersebut bercita-cita menjadi hafidzah Al-Qur’an 30 juz yang mutqin, sekaligus melanjutkan pendidikan tinggi di bidang Pendidikan Sastra Bahasa Inggris. Ia juga memiliki impian menjadi seorang dosen dan pengusaha di masa depan.
Selain aktif dalam program tahfidz, Keysa juga dikenal sebagai siswi yang berprestasi. Berbagai penghargaan pernah ia raih, di antaranya Juara 1 dan Juara 2 Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), Juara 1 Olimpiade Bahasa Arab tingkat internal, serta mengikuti berbagai ajang kompetisi seperti Olimpiade Bahasa Inggris, MHQ, OSN IPA, dan KSN IPA. Dalam proses menghafal, Keysa menerapkan metode sederhana namun konsisten, yakni membaca sambil melihat mushaf, mengulang ayat berkali-kali, kemudian memperbanyak murajaah. Menurutnya, konsistensi menjadi kunci utama agar hafalan dapat melekat dengan baik dan tetap terjaga.
(Baca juga : Yuk Kepoin! Ini Dia Pengumuman Kelulusan MTs Unggulan Nuris TP 2025/2026)
Meskipun demikian, perjalanan menghafal Al-Qur’an tidak selalu berjalan mulus. Ia mengaku pernah mengalami berbagai tantangan seperti rasa malas, mengantuk, kehilangan semangat, hingga kesulitan ketika menemui ayat-ayat yang dianggap sulit. Kondisi fisik seperti sakit tenggorokan, suara habis, dan pusing juga pernah menjadi hambatan. Bahkan terkadang fokus hafalan berkurang ketika terlalu asyik bercengkerama dengan teman-teman. Namun semua tantangan tersebut berhasil ia lalui dengan tekad dan semangat yang kuat.
Salah satu pengalaman paling berkesan yang pernah dialaminya adalah ketika mampu menghafal satu halaman Al-Qur’an dalam waktu sekitar lima menit. Ia juga pernah mencapai target hafalan sebanyak tiga kaca dalam satu hari, sebuah pencapaian yang menjadi motivasi tersendiri untuk terus meningkatkan kualitas hafalannya.
Motivasi terbesar Keysa dalam menghafal Al-Qur’an adalah keinginannya untuk membahagiakan kedua orang tua, memberikan kebanggaan bagi dirinya sendiri, memperoleh syafaat Al-Qur’an, serta berharap dapat mengantarkan keluarganya menuju surga. Baginya, menjadi penghafal Al-Qur’an merupakan amanah besar yang harus dijaga dengan sungguh-sungguh. “Semoga mendapatkan keberkahan Al-Qur’an. Saya juga sangat senang bisa menjadi bagian dari santri tahfidz,” ungkapnya. Ke depan, Keysa berharap dapat menyelesaikan hafalan hingga 30 juz secara mutqin, memperoleh sanad Al-Qur’an, menjaga kualitas tajwid dengan baik, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat dan ketekunan yang dimilikinya, cita-cita tersebut menjadi harapan yang semakin dekat untuk diwujudkan. [SM.Red]
Nama Lengkap : Keysa Maziyatul Karimah
Alamat Asal : Balung, Jember, Jawa Timur
Lembaga : MTs Unggulan Nuris Jember
Kelas : IX I
Capaian Hafalan : 19 Juz
Prestasi : Juara 1 Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), Juara 2 Musabaqah Fahmil Qur’an (MFQ), Juara 1 Olimpiade Bahasa Arab tingkat internal.
