Komitmen Untuk Menuntaskan Hafalan Kitab Demi Semua Yang Telah Mendukungnya
Pesantren Nuris – Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) Jember kembali menggelar perhelatan akbar Wisuda Kitab dan Tahfidz Ke-X. Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi panggung apresiasi bagi para santri yang telah berhasil menyelesaikan hafalan al-Qur’an maupun pemahaman kitab-kitab klasik Islam. Di antara ratusan wisudawan yang berbahagia, sosok M. Noval Wahyu Ramadhan menjadi salah satu santri yang berhasil menarik perhatian berkat kegigihannya.
Remaja yang akrab disapa Noval ini merupakan santri asal Kabupaten Bondowoso. Saat ini, ia tercatat sebagai siswa kelas 9A di MTs Unggulan Nuris. Langkahnya naik ke atas panggung wisuda menjadi bukti nyata dari komitmennya dalam menuntut ilmu agama, sekaligus pembuktian bahwa jarak dari kampung halaman menuju Jember tidak menjadi penghalang untuk mengukir capaian spiritual yang gemilang.
Pada momentum wisuda dua tahunan ini, Noval sukses menuntaskan hafalan dan pemahaman terhadap 7 kitab penting yang dikaji di lingkungan pesantren. Ketujuh kitab tersebut mencakup berbagai cabang disiplin ilmu, mulai dari ilmu tajwid dasar hingga teologi Islam yang mendalam. Keberhasilan ini mengukuhkan posisinya sebagai salah satu lulusan madrasah tsanawiyah yang berbobot.
Secara rinci, kitab-kitab yang berhasil dikhatamkan oleh Noval adalah Tarbiyatus Shibyan yang membahas dasar-dasar tajwid, serta Ta’limul Muta’allim yang menjadi panduan moral dan etika seorang penuntut ilmu. Selain itu, ia juga menguasai kitab tauhid dasar Aqidatul Awam, kitab ideologi Hujjah NU, serta kitab teologi tingkat lanjut Jauharotut Tauhid. Tidak ketinggalan, kitab fikih praktis Safinatun Najah dan kumpulan 101 Hadist juga berhasil ia lahap dengan baik.
Perjalanan Noval dalam menuntaskan ketujuh kitab tersebut tentu tidak dilalui dengan mudah. Pemuda yang memiliki hobi bermain futsal ini mengaku sempat menghadapi dinding tebal berupa kesulitan dalam menghafal teks-teks arab dan bait nadhom yang cukup panjang. Ada kalanya rasa jenuh dan lelah menghampiri di tengah padatnya jadwal aktivitas sekolah dan kepesantrenan yang ia jalani sehari-hari.
Namun, di tengah kesulitan tersebut, Noval tidak dibiarkan berjuang sendirian. Ia mengungkapkan bahwa motivasi terbesar yang membuatnya bangkit dan terus bertahan adalah dukungan yang luar biasa dari teman-teman sejawatnya di pesantren. Solidaritas antar-santri itulah yang menjadi bahan bakar utama bagi Noval untuk terus menyetor hafalan kitab hingga tuntas menjelang hari wisuda tiba. Kelulusan kitab ini menjadi prestasi tersendiri yang sangat membanggakan. Bagi Noval, menguasai literatur kitab di pesantren adalah pondasi hidup yang jauh lebih berharga untuk membentuk karakter dan identitas dirinya di masa depan.
Seusai prosesi wisuda yang mengharukan tersebut, Noval menyampaikan rasa terima kasih dan takzimnya yang mendalam kepada para pendidik. “Terima kasih banyak untuk para ustadz dan guru-guru yang telah dengan sabar membimbing saya selama ini. Tanpa kesabaran mereka dalam menuntun saya, mustahil saya bisa berdiri di panggung wisuda ini,” ungkap santri yang memiliki cita-cita unik sebagai seorang ‘Bos Muda’ ini.
Menatap masa depan setelah lulus dari MTs Unggulan Nuris, Noval membawa harapan dan doa yang tulus demi perkembangan dirinya. Ia berharap agar kedepannya bisa terus berproses menjadi pribadi yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Noval juga berjanji pada dirinya sendiri untuk selalu mengingat, mengamalkan, dan menjaga seluruh petuah serta bimbingan yang telah ditanamkan oleh para guru selama ia menimba ilmu di Pesantren Nuris Jember. [MIA.Red]
Nama Lengkap : M Noval Wahyu Ramadhan
Alamat Asal : Bondowoso
Hobi : Bermain Futsal
Cita-Cita : Bos Muda
Kelas/Sekolah : 9A MTs Unggulan Nuris
Khatam Kitab : 7 Kitab : (Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Safinatun Najah, 101 hadist)
