Dafa Alrizqi Fajar, Calon Generasi Hebat Penakluk Soan Sains Tingkat TK!
Pesantren Nuris – Prestasi gemilang anak-anak usia dini di lingkungan Yayasan Nurul Islam (Nuris) sepertinya sedang mekar-mekarnya. Jika sebelumnya kita dibuat takjub oleh aksi lincah Ayudisa yang menyabet medali emas di ajang Wushu tingkat nasional, kali ini kejutan manis datang dari bidang akademik. Ya, TK Nuris Jember kembali melahirkan bibit juara yang luar biasa menggemaskan sekaligus cerdas.
Bintang cilik kebanggaan kita kali ini seorang bocah laki-laki berwajah kalem dari kelas B5. Dafa Alrizqi Fajar, atau yang di rumah dan di sekolah akrab dipanggil Mas Dafa. Berbeda dengan Ayudisa yang jago di ranah bela diri, Dafa justru menunjukkan ketajamannya dalam berlogika dan memahami ilmu pengetahuan alam sejak usia belia.
Mas Dafa sukses mengharumkan nama sekolah dengan meraih gelar Juara 1 Lomba Olimpiade Sains untuk Kategori TK. Prestasi membanggakan ini ia raih dalam ajang unjuk kecerdasan bertajuk “Jenius Pelajar Nusantara” Tingkat Karesidenan Besuki. Acara bergengsi tersebut diselenggarakan secara meriah oleh Wizzmie di gerai Wizzmie Jember pada tanggal 12 April 2026 lalu.
Keberhasilan Dafa menembus juara pertama di tingkat karesidenan ini tentu tidak datang secara tiba-tiba. Ada persiapan matang yang dilakukan di rumah dengan penuh kasih sayang. Ibunda Dafa membagikan rahasia belajar sang buah hati yang ternyata cukup efektif dan unik. Menurut sang ibunda, Dafa biasanya diajak berlatih soal-soal olimpiade secara intensif bersama ayah dan ibunya selama tiga hari sebelum perlombaan.
Namun, ada aturan khusus yang diterapkan oleh kedua orang tuanya saat hari H perlombaan tiba. “Di hari H lomba, Mas Dafa bebas. Dia tidak belajar, dan kami sama sekali tidak menyinggung soal materi lomba apa pun,” ungkap Ibunda Dafa.
Strategi cooling down ini rupanya sangat penting untuk menjaga mood dan mental Dafa agar rileks dan tidak stres sebelum bertanding.
Menariknya, pada ajang kompetisi di Wizzmie tersebut, Dafa sebenarnya tidak hanya mengikuti satu cabang lomba saja. Berbekal rasa ingin tahu dan semangat yang tinggi, ia turun di dua kategori sekaligus, yakni Lomba Mengurutkan Angka dan Lomba Olimpiade Sains Tingkat TK. Tentu saja, mengikuti dua lomba di hari yang sama cukup menguras energi dan emosi anak seusianya.
Benar saja, ada sebuah dinamika tak terlupakan sekaligus mengharukan yang sempat terjadi saat acara pengumuman pemenang. Ibunda Dafa bercerita bahwa putranya itu sempat menitikkan air mata kesedihan.
“Saat pengumuman lomba mengurutkan angka, dia menangis karena ternyata tidak mendapatkan juara,” kenang sang ibunda saat menceritakan kepolosan Dafa.
Akan tetapi, awan mendung itu rupanya tidak bertahan lama. Air mata kekecewaan Dafa seketika berubah menjadi senyum kebahagiaan yang luar biasa.
“Nah, pas pengumuman kedua untuk lomba sains, ternyata dia diumumkan sebagai Juara 1. Langsung senang dan gembira sekali anaknya,” tambah Ibunda Dafa dengan senyum haru ketika melihat putranya kembali ceria.
Kemenangan ini sekaligus menjadi kejutan yang sangat manis bagi kedua orang tuanya. Sang ibunda mengaku sama sekali tidak menyangka Dafa bisa menyabet piala utama. Pasalnya, ini baru kali kedua bagi Dafa mengikuti perlombaan di bidang sains, namun ia sudah berhasil mengalahkan peserta lain se-karesidenan.
Apalagi yang membuat keluarga kecil ini semakin merinding bangga itu rekor pengerjaan soalnya. Dafa tidak hanya sekadar menang, ia berhasil mendapatkan nilai sempurna, yakni 100! Lebih hebatnya lagi, nilai sempurna itu ia raih hanya dengan waktu pengerjaan 10 menit saja. Sebuah bukti nyata betapa jeniusnya otak jagoan siswa cilik dari kelas B5 ini.
Menutup ceritanya, ibunda Dafa menitipkan doa yang sangat mendalam untuk jagoan kecilnya. “Semoga Mas Dafa bisa terus belajar dan mempertahankan prestasinya di semua olimpiade, khususnya olimpiade sains. Dan semoga ke depannya Mas Dafa tidak kecewa dan menangis lagi saat dia kalah ataupun tidak mendapatkan juara,” harap sang ibu, yang ingin menanamkan nilai sportivitas sejak dini pada putra tercintanya.
Selamat atas piala Juara 1-nya, Mas Dafa! Tangisanmu kemarin menjadi bukti betapa besar semangatmu untuk berhasil, dan piala yang kini ada di tanganmu adalah bayaran lunas atas kecerdasanmu. Teruslah belajar, bermain, dan buktikan bahwa TK Bina Anaprasa Nuris Jember adalah taman bermainnya para juara sejati! Barakallah, Nak. [FE.Red]
Nama : Dafa Alrizqi Fajar
Kelas : B5
Lembaga : TK Bina Anaprasa Nuris Jember
Prestasi : Juara 1 Lomba Olimpiade Sains
Tingkat : Karesidenan Besuki
Ajang : Jenius Pelajar Nusantara
Tanggal : 12 April 2026
