MA Unggulan Nuris Bidik Talenta Hebat Santri agar Meraih Impian Kuliah ke Kampus Terbaik di Luar Negeri
Pesantren Nuris – Tak cukup ke negeri Mesir dan Tunisia, MA Unggulan Nuris kembali menyelenggarakan seminar akademik bertaraf internasional hingga ke belahan Afrika lainnya yakni, Maroko. Negeri-negeri tersebut memiliki daya tarik tersendiri dalam mendalami ilmu agama secara khusus sehingga sesuai dengan salah satu visi MA Unggulan Nuris dalam mencetak “Generasi Qur’ani, Berwawasan Global, dan Berprestasi Tinggi.”
Tepat pada Sabtu, 23 Mei 2026 lalu, para santri unggulan kitab kuning dan tahfizul Qur’an yang berminat kuliah di Maroko mengikuti seminar akademik bersama Hj. Wiam, Lc., D.E.S.A., lulusan Magister Studi Islam Universitas Al Qarawiyyin, Maroko. Para santri tampak antusias menyimak paparan demi paparan materi mulai dari cara pendaftaran, meraih beasiswa, hingga sistem perkuliahan serta kultur kuliah di Maroko.
Pemateri kali ini sebelumnya pernah mengajar dan mengabdi di MA Unggulan Nuris sekitar setahun yang lalu. Ustazah Wiam, sapaan akrab pemateri tersebut, tampak tak canggung diserbu berbagai pertanyaan dari para santri tentang perkuliahan di Maroko tersebut. Dengan kecerdasannya, ia menjelaskan pengalaman mempersiapkan diri dan semangat kuliah dengan beasiswa di sana.
(baca juga: Terinspirasi M. Quraish Shihab, Alumni MA Unggulan Nuris Dalami Ushuludin di Universitas Al Azhar Mesir)
Asyam Fattan, salah satu peserta seminar akademik internasional dari kelas XI A MA Unggulan Nuris menyatakan, “Sejak di bangku MTs Unggulan Nuris hingga melanjutkan di MA Unggulan Nuris saya memang mempunyai impian kuliah ke Mesir atau negeri timur tengah lain seperti Maroko. Meski ilmu di mana pun sama, tetapi pengalaman global itu sangat penting.”
“Alhamdulillah juga kedua orang tua saya sangat mendukung jadi saya ikut persiapan kelas intensif bimbingan kuliah ke Timur Tengah saat kelas XII nanti. Nanti saya akan banyak belajar kitab kuning, bahasa Arab baik menulis maupun dialog apalagi di sini dibimbing oleh 2 syekh dari Universitas Al Azhar Mesir untuk pelajaran bahasa Arabnya.” Imbuhnya.
Latifah Muzayyanah, selaku Wakil Kepala MA Unggulan Nuris menyatakan, “Kami bersyukur para santri terlihat antusias mengikuti seminar akademik meski hanya secara daring melalui Zoom bersama pemateri. Ini upaya kami untuk memberikan pengalaman secara nyata tentang perkuliahan dan bagaimana mempersiapkan masa depan.”
“Demi mewujudkan generasi Qur’ani, berwawasan global, dan berprestasi tinggi, kami di MA Unggulan Nuris terus berupaya memberikan pembimbingan dan pendampingan belajar yang holistik. Kami mengelompokkan minat belajar santri mulai dari kelas tahfiz, kitab kuning, hingga sains dan riset. Semoga mereka dapat menggapai impiannya kuliah ke luar negeri, khususnya Maroko.” Imbuhnya.[AF.Red]
