Oktafi Nuris Fitriani Harumkan Nama MA Unggulan Nuris Jember
Pesantren Nuris — Prestasi membanggakan kembali hadir dari MA Unggulan Nuris Jember. Salah satu siswi kelas XII A, Oktafi Nuris Fitriani, berhasil menyelesaikan program khatam 16 kitab selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember. Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa ketekunan, kedisiplinan, dan semangat belajar mampu mengantarkan santri mencapai target pendidikan diniyah dengan baik.
Siswi yang akrab disapa Afi ini berasal dari Lingkungan Condro Barat, Kaliwates, Jember. Memiliki hobi membaca dan menulis, Afi dikenal sebagai sosok yang gemar menambah wawasan. Ia juga memiliki cita-cita mulia, yakni menjadi guru, dosen, ataupun profesi lain yang dapat memberikan manfaat bagi banyak orang. Baginya, ilmu yang diperoleh selama belajar di pesantren merupakan bekal utama untuk mengabdi kepada masyarakat.
Selama mengikuti program pembelajaran kitab di MA Unggulan Nuris Jember, Afi berhasil mengkhatamkan 16 kitab, yaitu Hidayatus Shibyan, Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Taqrib, Fathul Qorib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Imrithi, Alfiyah 1002 Bait, Amtsilah Tasrifiyah, Kailani, Maksud, dan Fiqih Tradisionalis. Deretan kitab tersebut menjadi dasar penting dalam memahami ilmu akidah, fikih, tata bahasa Arab, adab, serta berbagai disiplin ilmu keislaman.
(Baca juga : Tak hanya Peringkat 1 di Kelas, Santri MA Unggulan Nuris ini Peraih Medali Bahasa Inggris Nasional KSN 2026)
Keberhasilan tersebut semakin lengkap dengan prestasi yang berhasil diraihnya selama belajar di MA Unggulan Nuris Jember. Afi pernah meraih Juara 2 Jumlah Fashal Terbanyak Tingkat Yayasan Nuris. Penghargaan tersebut menunjukkan ketekunan dan kesungguhannya dalam mengikuti pembelajaran kitab serta menyelesaikan materi yang telah dipelajari.
Dalam proses menuju khatam kitab, Afi mengaku tantangan terbesar yang dihadapinya adalah mengejar target pembelajaran. Banyaknya materi yang harus dipelajari serta padatnya aktivitas di sekolah dan pesantren membuatnya harus mampu mengatur waktu secara disiplin agar seluruh target dapat diselesaikan sesuai jadwal.
Meskipun demikian, tantangan tersebut justru menjadi motivasi baginya untuk terus berkembang. Afi mengaku bahwa salah satu alasan terbesarnya menuntaskan program khatam kitab adalah agar masa belajar di pesantren benar-benar memberikan hasil yang nyata. Ia ingin pulang ke rumah dengan membawa bekal ilmu agama yang bermanfaat dan dapat diamalkan sepanjang hayat.
Bagi Afi, keberhasilan mengkhatamkan kitab bukan sekadar menyelesaikan target pendidikan diniyah, tetapi juga menjadi proses membentuk karakter yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mencintai ilmu. Nilai-nilai tersebut diyakininya akan menjadi modal penting dalam melanjutkan pendidikan maupun menjalani kehidupan di tengah masyarakat.
Ke depan, Afi berharap dapat terus menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan di MA Unggulan Nuris Jember. Ia juga berharap semangat menuntut ilmu terus tumbuh dalam diri setiap santri sehingga tradisi keilmuan pesantren dapat terus berkembang.
Prestasi Oktafi Nuris Fitriani menjadi salah satu bukti bahwa MA Unggulan Nuris Jember terus berhasil mencetak generasi yang memiliki keseimbangan antara ilmu agama, karakter, dan semangat berprestasi. Dengan bekal ilmu yang telah diperoleh melalui pembelajaran kitab, Afi diharapkan mampu mewujudkan cita-citanya serta memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat di masa mendatang. [LA.Red]
Nama : Oktafi Nuris Fitriani
Hobi : Menulis, membaca
Cita2 : Guru/Dosen
Lembaga : MA Unggulan Nuris Jember
Kelas Formal : XII A
Prestasi : Khatam 16 kitab (Hidayatus Shibyan, Tarbiyatus Shibyan, Ta’limul Muta’allim, Aqidatul Awam, Hujjah NU, Jauharotut Tauhid, Taqrib, Fathul Qorib, Luqmatus Shaighoh, Jurumiyah, Imrithi, Alfiyah 1002 Bait, Amtsilah Tasrifiyah, Kailani, Maksud, dan Fiqih Tradisionalis)
