Olahraga Catur Cara Unik Santri Tingkatkan Semangat Belajar di Sela Konsentrasi Khatamkan Hafalan Al Qur’an
Pesantren Nuris – Nurul Kaunaini Yuhyin Nufus merupakan salah satu ikon MA Unggulan Nuris bukan hanya dilihat dari jumlah pialanya yang banyak, melainkan juga karena semangat belajar dan konsistensinya sebagai santri teladan. Ia tidak hanya fokus menjaga hafalan Al Qur’annya yang sudah khatam 30 juz, tetapi tetap berani mengeksplorasi talenta di bidang “olahraga otak” yakni, catur.
Benar saja, ia bukan sebagai anak bawang dalam kegiatan catur di Pesantren Nuris Jember, ia salah satu anggota yang aktif dengan keunggulan yang patut diperhitungkan. Tak hanya sekadar jago memindah pion di bidak hitam putih itu, ia kerap menjuarai ajang catur internal Yayasan Nurul Islam Jember kategori wanita.
(baca juga: Juarai LKTI Moderasi Beragama 2026 Tingkat Provinsi, Geliat Prestasi Santri MA Unggulan Nuris Bidang Literasi)
Sebagai unggulan talenta catur di pesantren sekaligus MA Unggulan Nuris, akhirnya ia menguji mental juaranya dalam ajang PORSENI UIJ 2026 pada 14 Juni 2026 lalu di Universitas Islam Jember (UIJ). Kalau seperti biasanya ia kerap meraih juara di bidang MHQ (Musabaqah Hifdzil Qur’an), kali ini ia berhasil meraih juara 1 dan sah menjadi master catur putri piala UIJ 2026 tersebut.
“Saya memang mengenal dunia catur sejak di rumah, Bali. Bagi saya seru saja meski di pesantren memang agak jarang peserta ekskul catur ini. Padahal catur ini juga termasuk olahraga dan banyak juga peluang lombanya. Catur kalau bagi saya selingan di sela rutinitas murajaah hafalan Al Qur’an bersama ustazah.” Ujar Auna, sapaan akrabnya di Pesantren Nuris Jember.
Putri dari bapak Zaidun Nihal dan ibu Nur Wahidah ini menjadikan catur sebagai olahraga yang tak hanya pelepas penat padatnya belajar di pesantren, tetapi juga mengasah konsentrasi untuk melatih fokus saat menghafal Al Qur’an. Ini menjadi cara unik bagi seorang hafizah yang kesehariannya bergelut dengan Al Qur’an ternyata mampu juga berprestasi di bidang catur yang juga menjadi hobinya.
(baca juga: Sekali Tanding Langsung Panen Juara! MA Unggulan Nuris Jember Tampil Gahar Kuasai PORSENI UIJ 2026)
“Kalau ditanya jika ada lomba bersamaan antara catur dan MHQ, saya tetap memilih fokus pada lomba MHQ saja. Meski dunia catur menjadi salah satu tantangan baru bagi saya apalagi kayaknya agak jarang di Jember ini pecatur perempuan, tetapi hati saya tetap condong pada lomba MHQ saja dulu.” Tambahnya.
Sebagai santri yang telah duduk di kelas XII D, ia berharap tak pernah kendor dalam belajar meski kegiatan belajar semakin padat ditambah dengan les bimbingan belajar. Justru, ia tengah menyiapkan stamina yang besar demi meraih kesempatan dapat belajar ilmu psikologi di UNAIR (Universitas Airlangga) Surabaya tahun 2027 mendatang. Ia ingin menyusul kakak-kakak kelasnya yang telah lebih dulu sukses ke sana bahkan ada juga yang telah lolos ke UGM Yogyakarta.[AF.Red]
