Rapor 86,08 Antar Quin Raih Posisi Akademik Gemilang
Pesantren Nuris – Hasil belajar yang konsisten membawa Kharisma Quini Syarifah mencatatkan prestasi akademik di SMK Nuris Jember. Siswa kelas X TKJ A asal Jatiroto, Lumajang, tersebut berhasil menempati peringkat kedua paralel kelas X pada semester genap tahun pelajaran 2025–2026 dengan rata-rata nilai rapor 86,08.
Pencapaian itu menjadi salah satu hasil dari ketekunan Quin selama menjalani proses pembelajaran. Di tengah padatnya aktivitas sebagai siswa sekolah kejuruan, ia mampu menjaga hasil belajarnya sehingga masuk dalam jajaran siswa dengan capaian akademik terbaik di tingkat kelas X.
Peringkat paralel bukan sekadar tentang siapa yang mendapatkan nilai tertinggi. Di balik angka yang tercantum dalam rapor, terdapat proses panjang berupa mengikuti pembelajaran, memahami materi, menyelesaikan tugas, hingga mempersiapkan diri menghadapi berbagai bentuk evaluasi.
Bagi Quin, mempertahankan semangat belajar menjadi bagian penting dalam mencapai hasil tersebut. Ia menyadari bahwa nilai yang baik tidak datang hanya dari belajar ketika akan menghadapi ujian, tetapi perlu dibangun melalui kebiasaan belajar yang dilakukan secara konsisten.
(Baca juga: Satu Perak Bahasa Inggris dari OSPENAS, Aisyah Tambah Catatan Prestasi Nasional SMK Nuris Jember)
“Saya bersyukur atas hasil yang saya dapatkan dan berterima kasih kepada guru serta orang-orang yang selama ini mendukung saya. Peringkat ini saya jadikan penyemangat, bukan alasan untuk berhenti belajar. Saya ingin semester berikutnya bisa lebih baik dan tidak cepat puas dengan hasil yang sudah diperoleh,” ujar Quin.
Menurutnya, salah satu hal yang membantu dalam belajar adalah berusaha memahami materi ketika pembelajaran berlangsung. Jika terdapat materi yang belum dipahami, ia berusaha mempelajarinya kembali agar tidak menumpuk menjadi kesulitan pada materi berikutnya.
Quin juga berusaha menyelesaikan tugas dan kewajiban sekolah dengan tertib. Baginya, kedisiplinan dalam menjalankan hal-hal sederhana dapat membantu membangun kebiasaan belajar yang lebih teratur.
Menjadi siswa kelas X TKJ juga membuat Quin harus menyesuaikan diri dengan lingkungan dan pola pembelajaran di SMK. Selain mendapatkan materi umum, ia mulai mengenal pembelajaran yang berkaitan dengan bidang kejuruan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Pengalaman selama satu tahun pertama di SMK menjadi proses penting bagi Quin. Ia tidak hanya dituntut memperoleh nilai yang baik, tetapi juga belajar mengatur waktu dan menyesuaikan diri dengan berbagai tugas serta tanggung jawab sebagai siswa.
Capaian rata-rata nilai 86,08 menunjukkan hasil dari proses tersebut. Peringkat kedua paralel yang diraihnya juga menjadi catatan positif bagi perjalanan akademiknya di SMK Nuris Jember.
Meski telah berhasil berada di posisi kedua, Quin tidak ingin menjadikan pencapaian tersebut sebagai titik akhir. Ia justru ingin menjadikannya sebagai tolok ukur untuk melihat kemampuan yang masih dapat ditingkatkan.
“Menurut saya, belajar itu bukan soal harus selalu menjadi yang paling tinggi. Yang penting kita tahu perkembangan diri sendiri. Kalau hari ini sudah baik, besok harus punya alasan untuk belajar lebih baik lagi. Saya ingin terus menjaga semangat itu dan memperbaiki kekurangan yang masih ada,” katanya.
Prestasi Quin sekaligus menunjukkan bahwa konsistensi dalam belajar dapat memberikan hasil yang berarti. Dari kelas X TKJ A SMK Nuris Jember, ia menutup semester genap 2025–2026 dengan pencapaian membanggakan dan modal semangat untuk menghadapi jenjang pembelajaran berikutnya. (MFAF.Red)
Nama : Kharisma Quini Syarifah
Alamat : Jatiroto, Lumajang
Hobi : membaca
Cita-cita : pengusaha sukses
Lembaga : SMK Nuris Jember
Prestasi : Peringkat 2 Paralel Kelas X SMK Nuris Jember Semester Genap Tahun Ajaran 2025-2026
Riwayat Prestasi :
- Peraih Medali Perak Olimpiade Bidang Bahasa Indonesia dalam Ajang OSPAN Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh PUSKANAS (Mei 2026)
- Peraih Medali Perunggu Olimpiade Bidang Bahasa Inggris dalam Ajang OSPAN Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh PUSKANAS (Mei 2026)
