Tiada Lomba tanpa Piala, Nurul Kaunaini Yuhyin Nufus Sabet Piala MHQ 30 Juz Nasional di Malang

Santri Multitalenta dengan Semangat yang Tak Pernah Padam, Bawa Pulang Piala di Ajang Bergengsi

Pesantren Nuris – Nurul Kaunaini Yuhyin Nufus banyak mendapat apresiasi dari keluarga besar Pesantren Nuris Jember, khususnya almamater MA Unggulan Nuris Jember. Keberhasilannya meraih prestasi gemilang di ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Seleksi Nasional (MTQ SN) 2026 pada cabang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) 30 juz di Universitas Negeri Malang pada 09 Oktober 2026 kemarin sangat membanggakan.

Santri asal Bali yang kini duduk di kelas XII D MA Unggulan Nuris ini berhasil meraih juara harapan 1 MHQ 30 juz ini bukan dengan cara yang mudah. Ia harus melewati babak penyisihan yang cukup ketat dari puluhan peserta hanya dipilih 5 peserta terbaik. Di babak final ia harus berjibaku dengan sambungan ayat Al Qur’an dari dewan hakim.

“Sebenarnya masih gregetan, inginnya mengejar golden ticket masuk UM salah satu kampus terbaik di Indonesia ini. Akan tetapi, mungkin saya harus lebih punya banyak persiapan dan harus tetap bersyukur bisa melewati babak penyisihan dan bisa tampil di babak final dengan juara harapan 1.” Tukas Auna, sapaan akrabnya di Pesantren Nuris Jember.

(baca juga: Riset Cemerlang Santri MA Unggulan Nuris Juarai LKTI Nasional Ajang Pekan Ilmiah Fisika Universitas Negeri Yogyakarta)

Perjalanannya belajar di kelas takhassus tahfizul Qur’an di MA Unggulan Nuris membawanya banyak belajar tentang bagaimana menjaga ketajaman daya ingat, keterampilan membaca Al Qur’an yang fasih, dan tajwid yang tepat hingga berhasil menorehkan banyak prestasi gemilang. Puluhan prestasi tingkat internasl telah ia raih mulai dari kategori 1 juz, 5 juz, hingga 10 juz.

Kali ini ia menguji mental juara pada agenda MHQ 30 juz sekaligus dan menganggap perlombaan ini sebagai ajang murajaah bersama dewan hakim berpengalaman di kampus Universitas Negeri Malang (UM). MHQ 30 juz bukan perkara mudah, benar saja banyak tantangan yang dihadapi peserta hingga mampu mencapai panggung puncak prestasi.

“Bagi saya ini pengalaman yang paling berkesan bisa bertemu dengan para penghafal Al Qur’an dari berbagai daerah. Kami sama-sama saling mendukung meski juga harus bersaing meraih prestasi. Tentu pengalaman ini akan menjadi pelajaran bagi saya agar terus mempertajam hafalan saya dan tentunya meningkatkan pemahaman saya.” Imbuhnya.

(baca juga: Dari Literasi ke Panggung Khitobah, Dewi Faizah Bawa Piala Language and Culture Festival 2026 Se-Karesidenan Besuki)

Perlu diketahui, putri dari bapak Zaidun Nihal dan ibu Nur Wahidah telah berhasil mengkhatamkan hafalan Al Qur’an 30 juz sejak 28 Februari 2022 lalu. Ia juga dikenal memiliki suara merdu saat melantukan ayat-ayat Al Qura’n sehingga pernah meraih juara 2 tilawah tingkat internal Pesantren Nuris Jember ajang Manba’an.

Tak hanya itu, remaja penuh talenta ini juga pernah meraih juara musabaqah fahmil Qur’an (MFQ) baik tingkat internal pesantren hingga tingkat Jawa Madura pada ajang Ma’rifah di UIN KH. Achmad Siddiq Jember pada 2025 lalu. Ketekunan yang dibersamai dengan bimbingan yang profesional di MA Unggulan Nuris, talenta hebat Auna bersinar memancarkan prestasi demi prestasi.

Santri kelahiran November 2008 ini juga memiliki talenta dalam bidang olahraga catur. Bukan sekadar tertarik dan menjadi hobi, ia pernah meraih juara 1 catur kategori putri ajang PORSENI tingkat Kabupaten Jember. Baginya catur merupakan olahraga yang reakreatif sekaligus edukatif untuk melenturkan otak agar lebih cerdas.[AF.Red]

Nurul Kaunaini Yuhyin Nufus memamerkan piala dan piagam juara harapan 1 ajang MTQ SN 2026 di Universitas Negeri Malang
Related Post