Cetak Santri Disiplin, 2 Santri Asal Thailand Ikuti Pramuka

Dalam menerapkan kemandirian, santri-santri Nuris menerapkannya dalam kegiatan ekskul yang rutin dilatih setiap jumat sore ekstrakulikuler berupa pramuka. Namun dalam ekskul pramuka ini pelatih hanya menerapkan materinya saja sebab pada hakikatnya kemandirian telah dipraktekkan dalam dunia pesantren. Tidak hanya itu ekskul ini juga mengutamakan kejujuran, kekompakan dan solidaritas antar santri.

Adanya ekskul pramuka ini guna melatih santri agar mentalnya kuat dan dapat bersosialisasi ketika berada di tengah-tengah masyarakat. Yang membedakan ekskul ini dengan yang lain yaitu adanya  dua santri asal Thailand Rosalee (17) dan Hilmi (17)  yang ikut serta dalam kegiatan ini.

“Saya ingin tau pramuka Indonesia dan ketika saya kembali ke thailand, saya mau mengajarkannya pada orang sana” ungkap Rosalee (17) salah satu santri asal Thailand.

Pramuka yang notabennya merupakan kegiatan yang seru, ternyata tidak dengan pramuka di Thailand yang cenderung berkelompok dengan suasana tegang. Tak heran jika kedua santri Thailand ini sangat berantusias dalam ekskul yang identik dengan yel-yelnya ini.

“Kurang seru, tak ada yel-yel yang bikin semangat macam disini” ujarnya lagi.(Red)

[Raka]
Related Post