Aktivis, Cerdas, dan Pengusaha Muda Sukses, Inilah Kiprah Alumni Nuris yang Satu Ini

Pesantren Nuris – Alumni pesantren Nuris Jember bukan mahasiswa kupu-kupu. Nurani Fitriani, alumni SMA Nuris Jember lulusan tahun 2016 ini, mahasiswa di salah satu kampus elit di Malang. Sebut saja Universitas Brawijaya Malang fakultas Ilmu Budaya jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Kini menjadi aktivis dengan bergiat di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di kampusnya.

Kiprahnya dalam berorganisasi memang tidak diragukan lagi. Gadis kelahiran Jember, 30 April 1996, sudah merasakan pahit manisnya organisasi sejak SMA, karena dia tergabung dalam anggota OSIS SMA Nuris Jember. Tak mengejutkan lagi dia sekarang menjadi anggota BEM Universitas yang notabene adalah organisasi yang bergengsi.

Gadis berparas cantik dan gesit ini, menjadi anggota divisi kewirausahaan BEM. Melalui posisinya di divisi kewirausahaan ini, dia bisa belajar banyak hal di antaranya dia menyadari bahwa cari uang itu susah dan harus lebih menghargai uang itu sendiri.

Selain itu, gadis cantik ini mengaku melalui BEM dia dapat belajar untuk lebih disiplin, lebih menghargai waktu, dan lebih bekerja keras, serta belajar bagaimana menghadapi pejabat-pejabat kampus seperti Kaprodi, Dekan, hingga Rektor.

Bermula dari pengalamannya di divisi kewirausahaan, gadis kelahiran Jember ini memiliki olshop alias usaha jual beli online bersama teman-temannya. Barang yang dijual di antaranya cokelat klasik buatannya sendiri, kaos, pernak-pernik, dan lain-lain. Omzet olshop ini pun sangat menjanjikan, dalam sepekan dapat mengeruk jutaan rupiah.

Kegiatan BEM tidak membuat kuliahnya kalang kabut, dibuktikan dengan Indeks Prestasinya (IP) yang cumlaude karena mencapai 3,65. Tidak heran apabila gadis berparas cantik ini bisa meraih semua ini karena dia memiliki prinsip untuk keras pada diri sendiri maka dunia akan lunak pada kita.

(Baca juga: Terbiasa Mengorganisasi, Alumni Nuris Ini Pemimpin yang Visioner)

Dia mengaku bukan seseorang yang lupa dengan kulitnya. Dia akan selalu ingat dengan nama pesantren Nuris Jember, karena itu adalah tempat dia belajar banyak pelajaran.  Mulai dari ilmu keagamaan hingga pengetahuan umum. Mahasiswa Universitas Brawijaya ini berharap, dia dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan membanggakan orang tua serta almamater tercinta yaitu SMA Nuris Jember. (Red/Yuv)

 

Related Post