Tingkatkan Pelayanan Santri, Pesantren Nuris Jember Realisasikan Workshop

Pesantren Nuris – Tidak bosan, guna tingkatkan kualitas pengurus Pesantren Nuris Jember, yayasan Nurul Islam Jember gelar pelatihan (19/111/2017). Pelatihan tersebut bertema “Pelatihan Peningkatan Penanganan Santri di Lingkungan Pesantren Nuris Jember” dan diperuntukkan bagi ustad dan ustadah pengurus pesantren. Aula Yayasan Nurul Islam Jember dipilih sebagai tempat pelatihan tersebut dan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan 16.30 WIB.

Guna berikan pelayanan prima kepada seluruh santri Pesantren Nuris Jember, yayasan Nurul Islam Jember datangkan 3 pemateri handal. Mereka adalah Dian Bagus Ariyanto S.Psi, seorang psikolog yang bertugas di Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Arifiatun M,Pd., kepala SDM yayasan Nurul Islam Jember, dan Ibti Ulatari Dai’yah, S.Pd., kepala guru BK yayasan Nurul Islam Jember.

Ketiganya menyampaikan tiga materi berbeda tentang penanganan santri. Dian Bagus Ariyanto, S.Psi menyampaikan materi tentang Psikologi Remaja dan Peer Konseling serta Praktik Penanganan Santri dan Perr Konseling, Arifiatun, M.Pd., menyampaikan materi tentang Peran Pengurus Pesantren dalam Peningkatan Kualitas Santri Pesantren Nurul Islam Jember Dan Ibti Ulatari Dai’yah menyampaikan materi tentang Strategi Penanganan Santri.

Ketiganya menyampaikan materi dengan santai, sehingga acara pelatihan tidak kaku. Seratus dua puluh menit yang diberikan kepada masing-masing pemateri tidak dirasa tiba-tiba habis.

Dalam pelatihan tersebut hadir Gus Robith Qoshidi, Lc, pengasuh yayasan Nurul Islam Jember, Nursalim, S.Pd. selaku Koordinator Kepala Bidang Yayasan Nurul Islam Jember, dan Wahyu Ekowati, S.Pd. selaku kepala Bidang Pendidikan Formal Yayasan Nurul Islam Jember.

Dalam sambutannya, Gus Robith Qoshidi, Lc, mengungkapkan bahwa seorang pengurus Pesantren Nuris Jember harus memiliki strategi penanganan santri yang baik. Sebab santri Nuris tidak hanya satu melainkan ribuan dengan berbagai karakter yang berbeda.

Ustad dan Ustadah peserta pelatihan tersebut menyimak materi demi materi dengan baik dan antusias. Tak satupun dari mereka terlihat menguap atau ngantuk. Bahkan mereka juga praktik untuk menangani santri di depan pemateri dan juga tes konsentrasi atau kecerdasan bersama pemateri. Selain itu, mereka juga menggambar benda tertentu untuk menunjukkan kepribadiannya. Tidak hanya itu, mereka juga terlihat rapi dengan pakaian hitam putihnya. Tak lupa pula peci dan jilbab hitam.

“Kami sangat senang diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan penanganan santri ini. Sebab kami mendapatkan banyak ilmu tentang strategi untuk menangani santri. Semoga ke depannya kami bisa bertugas lebih baik, “ ungkap Ustad Fathoni.

(Baca juga: Ketua DKD Jawa Timur Isi Seminar Kepramukaan di Pondok Pesantren Nurul Islam Jember)

Kesuksesan acara tersebut tak luput dari campur tangan seluruh guru BK yayasan Nurul Islam Jember dan Bidang Pendidikan Formal sebagai panitia.  (Red/Yuv)

 

Related Post