Bili Termasuk Lulusan Berprestasi dari SMK Nuris
Pesantren Nuris – Kesibukan sekolah, kegiatan pesantren, hingga aktivitas organisasi tidak menghalangi Yusuf Arda Bili untuk terus berprestasi. Siswa jurusan Teknik Sepeda Motor di SMK Nuris Jember ini berhasil menuntaskan tiga kitab kuning sekaligus sebelum lulus dari Pondok Pesantren Nurul Islam Jember. Capaian tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan belajarnya selama mondok dan bersekolah.
Pemuda asal Wuluhan, Jember, tersebut dikenal sebagai siswa yang rajin, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Di tengah aktivitasnya yang cukup padat, Bili tetap mampu menjaga semangat belajar dan aktif mengikuti berbagai kegiatan di lingkungan pesantren.
Tiga kitab kuning yang berhasil dikhatamkan meliputi 101 Hadis, Safinatunnajah, dan Ta’lim Muta’allim. Itu menjadi bukti kesungguhannya dalam mendalami ilmu agama. Dalam tradisi pesantren, mempelajari kitab kuning membutuhkan proses panjang karena santri tidak hanya belajar membaca teks Arab tanpa harakat, tetapi juga memahami isi dan nilai yang terkandung di dalamnya.
Selama belajar di pesantren, Bili dikenal disiplin mengikuti kegiatan mengaji dan pembelajaran kitab. Ia termasuk siswa yang serius ketika menyimak penjelasan guru serta tidak segan bertanya saat menemukan materi yang belum dipahami. Sikap tersebut membuat kemampuan kitabnya berkembang dengan baik.
(Baca juga : Langkah Kreatif Alumni SMK Nuris: Dulu Abadikan Acara Pesantren, Kini Ubaidillah Masuk Dunia Industri Media)
Tak hanya aktif dalam pembelajaran agama, Bili juga terdaftar sebagai anggota tim media Pesantren Nuris Jember. Dalam tim tersebut, ia terlibat dalam berbagai kegiatan dokumentasi dan publikasi acara pesantren. Keaktifannya di media membuatnya terbiasa bekerja cepat, disiplin, dan mampu bekerja sama dengan banyak orang.
Di lingkungan sekolah, Bili dikenal sebagai siswa yang mudah bergaul dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Ia mampu membagi waktu antara kegiatan akademik, pesantren, dan organisasi dengan cukup baik.
Keseriusannya dalam belajar juga membuahkan hasil di bidang akademik. Bili berhasil diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di Program Studi Keteknikan Pertanian, Politeknik Negeri Jember.
Meski telah meraih berbagai pencapaian, Bili tetap dikenal rendah hati. Ia menganggap seluruh proses yang dijalani selama di pesantren sebagai pengalaman berharga yang membentuk dirinya menjadi lebih disiplin dan dewasa.
Saat diwawancarai usai prosesi wisuda kitab, Bili menyampaikan pandangannya tentang proses belajar yang selama ini dijalani. Dengan gaya bicara santai, ia mengaku banyak belajar dari perjalanan kecil selama mondok.
“Kadang capek itu bukan karena pelajarannya sulit, tapi karena kita sedang belajar konsisten. Saya merasa kitab-kitab yang dipelajari di pesantren bukan cuma ngajarin ilmu, tapi juga ngajarin cara bertahan dan menghargai proses, bahkan saat hasilnya belum langsung kelihatan,” ungkapnya.
Para guru mengenal Bili sebagai siswa yang aktif, rajin, dan memiliki semangat belajar tinggi. Keberhasilannya mengkhatamkan tiga kitab kuning sekaligus lolos SNBP dinilai menjadi bukti bahwa siswa mampu berkembang di banyak bidang secara bersamaan.
Yusuf Arda Bili menjadi inspirasi bahwa kesungguhan dalam belajar akan selalu membawa hasil yang baik. Dari ruang kelas, majelis kitab, hingga dunia organisasi, ia berhasil menunjukkan bahwa prestasi dapat diraih melalui proses panjang yang dijalani dengan tekun dan penuh tanggung jawab. (MFAF.Red)
Nama : Yusuf Arda Bili
Kelas : XII TSM
Alamat : Wuluhan, Jember
Hobi : Memotret
Cita-cita : Ahli di bidang Teknik Pertanian
Lembaga : SMK Nuris Jember
Prestasi : Khatam 3 Kitab (101 Hadis, Ta’limul Muta’allim, dan Safinatun Najah)
Riwayat Prestasi :
- Peringkat 2 Kelas XI TSM SMK Nuris Jember Semester Ganjil Tahun Ajaran 2024/2025
- Peringkat 1 Kelas XI TSM SMK Nuris Jember Semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025
- Juara 3 Video Konten dala Rangka “Pekan Komunikasi” Tingkat Nasional yang Diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Jember
