Serunya Perjusa MI Unggulan Nuris Jember!

Digelar di Lapangan Brigif Raider 9 Kostrad Jember, Ustadzah Ihta Bangga Lihat Kedisiplinan Siswa

Pesantren Nuris – Hembusan angin kelegaan akhirnya menyapa raut wajah siswa-siswi setelah berhari-hari berjibaku dengan ketegangan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT). Usai sudah masa-masa sunyi di ruang kelas yang dipenuhi dengan tumpukan kertas ujian. Kini, saatnya anak-anak melepaskan penat dan kembali mengukir cerita seru di alam terbuka.

Tidak butuh waktu lama bagi MI Unggulan Nuris Jember untuk kembali menghadirkan gebrakan kegiatan yang luar biasa. Tepat setelah ujian akademik usai, madrasah langsung mengajak anak-anak untuk mengasah kecerdasan emosional dan kemandirian mereka melalui kegiatan kepramukaan yang sudah sangat dinanti-nantikan.

Kegiatan akbar bertajuk Perjusa atau Perkemahan Jum’at Sabtu ini sukses diselenggarakan pada tanggal 05 hingga 06 Juni 2026. Sesuai dengan namanya, selama dua hari satu malam, anak-anak kelas 5 dan 6 diajak untuk keluar dari zona nyaman mereka dan belajar menyatu dengan alam serta teman-teman sebayanya.

Menariknya, lokasi perkemahan tahun ini bukanlah tempat yang sembarangan. Membawa semangat kedisiplinan tingkat tinggi, Perjusa kali ini digelar di markas militer yang gagah, yakni di Brigif Raider 09 Kostrad Jember. Pemilihan lokasi ini tentu memberikan nuansa magis tersendiri bagi anak-anak usia madrasah ibtidaiyah.

(Baca juga : Kisah Nabda Syakira, Siswi Kelas 4C MI Unggulan Nuris Jember yang Sukses Khatamkan Kitab Aqidatul Awam)

Hamparan rumput hijau yang luas di area asrama militer tersebut menjadi saksi bisu keseruan barisan pramuka Penggalang MI Unggulan Nuris Jember. Di bawah rindangnya pepohonan, tenda-tenda bernuansa cokelat berdiri tegak, menjadi rumah sementara yang mengajarkan mereka arti kebersamaan dan kerja sama tim.

Nuansa ala militer yang kental dengan kedisiplinan dan ketegasan rupanya sukses menular pada semangat anak-anak. Mereka yang biasanya bermanja-manja di rumah, tiba-tiba menjelma menjadi sosok prajurit cilik yang sigap mengikuti setiap arahan dari kakak pembina. Mulai dari kegiatan baris-berbaris, mendirikan tenda, hingga keseruan menyalakan api unggun di malam hari, semuanya diikuti dengan antusiasme yang meletup-letup.

Tentu saja, di balik kelancaran dan kemegahan acara perkemahan ini, ada keringat dan kerja keras dari barisan panitia yang tak kenal lelah. Ustadzah Ihta, yang dipercaya menakhodai agenda Perjusa sebagai ketua panitia, menjadi salah satu sosok yang paling sibuk mengawal kegiatan dari awal hingga tenda terakhir dibongkar.

Melihat raut wajah lelah namun bahagia dari anak-anak didiknya, hati Ustadzah Ihta tentu terasa sangat penuh. Bagi beliau, mengawal ratusan anak di alam terbuka bukanlah sekadar tugas sekolah, melainkan sebuah panggilan jiwa untuk membentuk karakter generasi masa depan yang tangguh dan tidak mudah menyerah.

Ustadzah Ihta tak lupa membagikan kesan mendalamnya dengan mata yang berbinar penuh rasa haru. “Alhamdulillah, saya merasa sangat bangga dan bersyukur dapat terlibat langsung dalam kegiatan ini. Menjadi bagian dari panitia memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi saya pribadi, terutama dalam membantu membina dan mendisiplinkan adik-adik Penggalang kita yang hebat-hebat ini,” tuturnya dengan senyum merekah.

Beliau juga menambahkan betapa takjubnya ia melihat transformasi anak-anak selama berada di lapangan. “Saya melihat sendiri bagaimana semangat mereka menyala, kerja sama antar regu yang begitu solid, dan perkembangan sikap disiplin mereka selama kegiatan berlangsung. Itu semua benar-benar menjadi kebahagiaan dan bayaran tersendiri bagi kami sebagai panitia,” lanjut Ustadzah Ihta.

Menutup lembaran manis Perjusa tahun ini, sang ketua panitia tak lupa menitipkan wejangan dan harapan emas untuk seluruh peserta. Pesan ini diharapkan bisa terus menyala dalam dada setiap siswa, bahkan setelah mereka kembali ke rumah masing-masing.

“Saya berharap adik-adik Penggalang dapat terus menerapkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan kebersamaan yang telah dipelajari selama perkemahan ini di dalam kehidupan sehari-hari. Teruslah semangat belajar, rajin berlatih, dan berkarya sebagai Pramuka yang berkarakter kuat. Dan tentu saja, terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh peserta, kakak-kakak pembina, dan rekan-rekan panitia yang telah bekerja sama dengan luar biasa sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan sangat baik dan berkesan.”

Perjusa di markas Brigif Raider 09 Kostrad ini sungguh menjadi penutup manis untuk tahun ajaran 2025/2026. Bekal kemandirian dan kedisiplinan ini pastinya akan membuat siswa-siswi MI Unggulan Nuris Jember semakin tangguh menyongsong masa depan. Salam Pramuka! [FE.Red]. 

Related Post