Estafet Kepemimpinan Dimulai, Pelantikan OSADA Dalem Timur Nuris Berlangsung Megah
Pesantren Nuris — Suasana halaman Masjid Yasmin Nur serta area lapangan basket dan voli Pondok Pesantren Nurul Islam (Nuris) Putri Dalem Timur tampak berbeda dari biasanya pada Sabtu malam, 1 Agustus 2026. Gemerlap lampu hias menerangi malam yang penuh khidmat ketika para santri putri berkumpul untuk menyaksikan salah satu agenda penting dalam regenerasi kepemimpinan, yakni Pelantikan Pengurus Organisasi Santri Dalem Timur (OSADA) periode baru.
Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut dihadiri langsung oleh jajaran Majelis Pengasuh Asrama Putri Dalem Timur, yakni Gus Rahmatullah Rijal, S.Sos., Ning Hasanatul Kholidya, M.Pd.I., Ning Balqis Al Humairoh, S.Pd.I., dan Ning Lailatul Happy Dian, S.Pd.I. Turut hadir para ustadzah, seluruh santri putri Dalem Timur, Tim Hadroh Putri Dalem Timur, serta Pasukan Pengibar Bendera Nuris Putri Dalem Timur.
Malam pelantikan diawali dengan lantunan sholawat Nabi yang dibawakan oleh Tim Hadroh Putri Dalem Timur. Suasana semakin khidmat ketika seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Nuris.
Prosesi kemudian berlanjut dengan hadirnya Pasukan Pengibar Bendera Nuris Putri Dalem Timur. Dengan barisan yang rapi dan gerakan yang penuh kedisiplinan, pasukan memasuki area lapangan menuju karpet merah. Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah prosesi pedang pora yang dikemas secara kreatif dengan menggunakan bendera Sang Merah Putih sebagai simbol penghormatan dan penyambutan bagi para calon pengurus OSADA.
Di bawah kibaran Sang Merah Putih, para calon pengurus OSADA yang terdiri atas unsur santri dan ustadzah berjalan melewati prosesi tersebut. Rangkaian acara dipandu oleh Ustadzah Hilmatul Ulya selaku Master of Ceremony yang membacakan susunan acara dengan tertib dan lancar.
(Baca Juga : Hafizh 30 Juz Malik Fahad Resmi Dikukuhkan Jadi Paskibraka Jember 2026, Bawa Nama MA Unggulan Nuris Jember)
Memasuki acara inti, Ning Lailatul Happy Dian, S.Pd.I. menyampaikan sambutan sekaligus arahan kepada para pengurus OSADA yang baru dilantik. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa amanah kepengurusan bukan sekadar sebuah jabatan, melainkan kesempatan untuk belajar memimpin, melayani, dan menjadi teladan bagi santri lainnya.
Satu per satu nama pengurus baru dipanggil untuk maju ke atas panggung. Suasana semakin khidmat ketika seluruh pengurus berdiri tegak untuk mengikuti pembacaan ikrar sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Ning Lailatul Happy Dian, S.Pd.I.
Puncak prosesi ditandai dengan penyematan selempang dan pin pengurus sebagai simbol resmi dimulainya amanah kepengurusan baru. Penyematan secara simbolis diberikan kepada Ketua OSADA Ustadzah, Ustadzah Sarwatul Izzah, dan Ketua OSADA Santri, Andita P., yang disematkan langsung oleh Ning Lailatul Happy Dian. Setelah itu, penyematan dilanjutkan kepada seluruh pengurus lainnya.
Suasana haru dan bangga terlihat dari wajah para pengurus yang baru menerima amanah. Momen tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan baru dalam menjalankan tugas, menjaga kedisiplinan, serta membangun kebersamaan di lingkungan Dalem Timur Nuris.
Setelah prosesi pelantikan selesai, acara dilanjutkan dengan penampilan The Voice Dalem Timur. Ujubatul Lubna, Balqis Aprilia, dan Valentia Putri berhasil menghibur para pengasuh, ustadzah, dan seluruh santri melalui penampilan vokal yang memukau. Penampilan tersebut sekaligus menjadi penutup yang hangat setelah rangkaian acara berlangsung dengan penuh kekhidmatan.
Ketua OSADA Santri terpilih, Andita P., mengungkapkan rasa haru sekaligus tanggung jawab besar yang dirasakannya setelah dilantik.
“Perasaan saya campur aduk antara terharu, bangga, dan merasa memiliki tanggung jawab yang sangat besar. Prosesi pedang pora dengan bendera Merah Putih tadi benar-benar membuat kami merasa dihargai dan semakin termotivasi. Semoga kepengurusan kami bisa membawa OSADA Dalem Timur menjadi lebih baik, menjadi teladan, dan menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” ungkap Andita.
Sementara itu, Ning Lailatul Happy Dian, S.Pd.I. selaku perwakilan pengasuh menyampaikan harapan agar para pengurus baru mampu membangun sinergi dan menjadi teladan bagi seluruh santri.
“Harapan kami, para pengurus baru, baik dari unsur ustadzah maupun santri, bisa saling bersinergi, menjadi garda terdepan dalam menegakkan kedisiplinan, serta mampu menjadi teladan akhlak bagi santri lainnya. Organisasi ini adalah wadah latihan kepemimpinan, jadi jalani dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab,” tuturnya.
Tepat pukul 22.00 WIB, seluruh rangkaian acara resmi ditutup oleh Ustadzah Hilmatul Ulya selaku MC. Pelantikan Pengurus OSADA Dalem Timur Nuris menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan sekaligus membangun semangat baru bagi para pengurus untuk menjalankan amanah.
Perpaduan antara kekhidmatan prosesi, kedisiplinan Paskibra, kreativitas penggunaan bendera Merah Putih dalam prosesi pedang pora, serta penampilan seni menjadikan malam pelantikan OSADA berlangsung berkesan. Dengan semangat kepemimpinan, kedisiplina, dan kebersamaan, para pengurus baru OSADA Dalem Timur Nuris diharapkan mampu membawa organisasi menjadi semakin solid dan memberikan manfaat bagi seluruh santri putri. [LA.Red]
