Antirogo Bergemuruh! Drumband SMK Nuris Jember Tampil Memukau
Pesantren Nuris – Suara tabuhan drum dan tiupan alat musik terompet dari tim drumband SMK Nuris Jember menghidupkan suasana Antirogo Fashion Carnaval 2026 yang digelar pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Dengan personel yang lebih banyak, lagu yang semakin beragam, serta kostum yang semakin atraktif, penampilan tim drumband SMK Nuris Jember sukses mencuri perhatian masyarakat di sepanjang rute karnaval.
Penampilan tersebut menjadi salah satu hiburan yang dinantikan masyarakat Antirogo dan sekitarnya. Sejak bergerak dari kawasan Jalan Pangandaran hingga Jalan Sarangan, para personel drumband terus memainkan musik dengan penuh energi. Irama yang dimainkan berpadu dengan langkah para pemain sehingga menciptakan suasana meriah di sepanjang jalan.
Dibandingkan penampilan sebelumnya, tim drumband SMK Nuris Jember hadir dengan sejumlah pembaruan. Jumlah personel yang bertambah membuat formasi terlihat semakin penuh. Tidak hanya mengandalkan kekuatan musik, penampilan juga diperkuat dengan variasi lagu dan kostum yang memberikan warna tersendiri dalam parade.
Masyarakat yang berada di sepanjang jalur carnaval tampak menikmati penampilan tersebut. Suara musik yang terdengar dari kejauhan menjadi penanda rombongan drumband mulai mendekat. Beberapa warga menyaksikan dari tepi jalan, sementara peserta lainnya ikut menikmati kemeriahan parade yang berlangsung.
(Baca juga: Satu Perak Bahasa Inggris dari OSPENAS, Aisyah Tambah Catatan Prestasi Nasional SMK Nuris Jember)
Bagi para personel, tampil dalam acara tersebut bukan sekadar memainkan alat musik di hadapan masyarakat. Mereka juga dituntut menjaga kekompakan barisan, mengikuti tempo, serta mempertahankan energi selama menempuh rute yang cukup panjang.
Guru BK SMK Nuris Jember, Pak Hilman, yang turut mendampingi tim drumband dalam event tersebut, melihat adanya perkembangan positif dalam penampilan para siswa.
“Yang paling terasa kali ini bukan hanya jumlah personelnya yang bertambah, tetapi juga keberanian mereka untuk tampil lebih totalitas. Anak-anak terlihat lebih percaya diri ketika memainkan lagu dan bergerak dalam formasi. Itu yang membuat penampilan mereka terasa berbeda,” ujar Pak Hilman.
Menurutnya, persiapan untuk tampil dalam kegiatan seperti carnaval memberikan pengalaman tersendiri bagi siswa. Mereka belajar menjaga disiplin, bekerja dalam tim, sekaligus bertanggung jawab terhadap peran masing-masing.
Pak Hilman juga mengapresiasi semangat para siswa yang tetap menjaga penampilan selama perjalanan. Menurutnya, bermain drumband dalam sebuah parade membutuhkan konsentrasi dan stamina karena para pemain harus terus bergerak sambil memainkan alat musik.
“Saya berharap pengalaman seperti ini tidak hanya berhenti sebagai penampilan. Anak-anak bisa belajar bahwa ketika berada dalam satu tim, satu orang tidak bisa berjalan sendiri. Ada tanggung jawab yang harus diselesaikan bersama,” katanya.
Kehadiran tim drumband SMK Nuris Jember dalam Antirogo Fashion Carnaval sekaligus menjadi kesempatan bagi para siswa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Mereka membawa nama sekolah melalui penampilan yang menggabungkan musik, kekompakan, dan kreativitas.
Dengan bertambahnya personel, lagu, serta variasi kostum, tim drumband SMK Nuris Jember menunjukkan perkembangan yang semakin kuat. Penampilan di sepanjang Jalan Pangandaran hingga Jalan Sarangan tersebut pun menjadi pengalaman berharga bagi para siswa sekaligus hiburan bagi masyarakat Antirogo dan sekitarnya.
Antirogo Fashion Carnaval akhirnya tidak hanya menjadi panggung bagi para peserta karnaval, tetapi juga ruang bagi kreativitas siswa SMK Nuris Jember untuk tampil, menghibur, dan menunjukkan kekompakan di tengah masyarakat. (MFAF.Red)
