Persiapan Bersama Para Guru Terbaik Sudah, Dukung dengan Doa Semoga Diberi Kemudahan dan Raih Kemenangan
Pesantren Nuris – MA Unggulan Nuris kembali turut serta dalam pelaksanaan kompetisi bergengsi berjenjang dari Kementerian Agama Rebuplik Indonesia atau OMI (Olimpiade Madrasah Indonesia) 2026 yang akan diselenggarakan pada Senin dan Selasa atau 07 s.d 08 September 2026 besok. Total terdapat 18 murid terbaik yang telah disiapkan untuk memperebutkan kesempatan memenangi tingkat Kabupaten Jember ini.
Dari 18 murid MA Unggulan Nuris yang terlibat, mereka terbagi dalam 6 mata pelajaran berbeda mulai dari ekonomi, geografi, matematika, fisika, kimia, dan biologi. Pada pelaksanaan OMI 2025 lalu, MA Unggulan Nuris berhasil memulangkan medali emas bidang fisika yang diraih oleh Fauzan Muhtar Fadilah yang kini lolos kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Ning Balqis Al Humairo, selaku Kepala MA Unggulan Nuris, menyatakan, “Dalam pelaksanaan OMI 2026 kami berharap dapat berjalan lancar sesuai dengan yang telah kita impikan bersama. Persiapan pembinaan bersama para guru terbaik sudah, sekarang kita tinggal terus mendoakan semoga mereka diberi kemudahan hingga kemenangan.”
(baca juga: Raih Piala MQK Fathul Qorib Tingkat Nasional di Sarang Jawa Tengah, Santri MA Unggulan Nuris Membanggakan)
Semangat para santri di MA Unggulan Nuris dalam meraih prestasi gemilang terus memancar dari waktu ke waktu. Sebelum mengikuti ajang bergengsi seperti OMI Kemenag RI ini, para santri sudah dibiasakan mengikuti olimpiade sainstek dan keagamaan mulai berlevel lokal hingga nasional. Meski persaingan OMI 2026 sangat ketat, keluarga besar MA Unggulan Nuris harus optimis dan tampil percaya diri untuk mempertahankan tradisi juara.
Menurut Latifah Muzayyana, selaku Wakil Kepala MA Unggulan Nuris yang turut mengawasi ketat persiapan dan pembinaan para murid dalam ajang OMI 2026 ini juga menyatakan, “Percaya diri boleh, tetapi kita memang menyadari persaingan dalam OMI ini sangat ketat. Semoga murid-murid kami bisa memaksimalkan kesempatan agar bisa terus melaju ke tingkat provinsi bahkan nasional atau internasional,”
“Dua tahun lalu, kami ingin dapat menapaktilas keberhasilan ananda Asna yang mampu menembus panggung OMI nasional. Dulu masih bernama KSM atau Kompetisi Sains Madrasah. Semoga Allah mudahkan dan diberi prestasi terbaik untuk para murid kami yang akan berlaga pada Senin besok ini.” Tutupnya.[AF.Red]

