Pelepasan PAM Angkatan 14, Momentum Santri Menebar Manfaat
Pesantren Nuris — Pondok pesantren Nurul Islam Jember menggelar kegiatan pelepasan Program Abdi Masyarakat (PAM) Angkatan 14 pada Minggu pagi 12 April 2026 di Masjid Baitunnur. Acara yang dimulai pukul 07.00 WIB ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh para santri kelas X dan XI, serta dihadiri oleh dewan guru dan pengasuh pesantren.
Program Abdi Masyarakat (PAM) merupakan salah satu program unggulan yang menjadi wadah implementasi keilmuan dan pengabdian santri kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya dituntut untuk mengamalkan ilmu yang telah dipelajari, tetapi juga dilatih untuk memiliki jiwa kepemimpinan, kemandirian, serta kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan diawali dengan penampilan hadrah yang menghadirkan nuansa religius dan menambah kekhidmatan suasana. Selanjutnya, seluruh peserta bersama-sama membaca Ummul Kitab sebagai bentuk doa dan harapan agar seluruh rangkaian program PAM dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan.
(Baca juga : Semangat Membara, Kelas XII MA Unggulan Nuris Tempuh Asesmen Madrasah di Tengah Persiapan UTBK Kampus)
Memasuki acara inti, tausiyah disampaikan oleh Gus Robith Qoshidi, Lc. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya meluruskan niat, menjaga keikhlasan, serta menjalankan amanah pengabdian dengan penuh tanggung jawab.
“Luruskan niat hanya karena Allah, jaga keikhlasan dalam setiap langkah, dan jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Pengabdian ini adalah kesempatan belajar yang sesungguhnya di tengah masyarakat,” pesannya di hadapan para peserta.
Prosesi simbolis pelepasan ditandai dengan penyematan jas PAM kepada perwakilan peserta, Izzul Haq Kafabihi. Momen tersebut menjadi tanda resmi dimulainya pengabdian PAM Angkatan 14 di tengah masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemasangan jad sebagai bagian dari atribut dan identitas peserta selama menjalankan tugas di lapangan.
Salah satu perwakilan peserta, Izzul Haq Kafabihi, menyampaikan kesiapan dan harapannya. “Kami siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Semoga kami dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjaga nama baik pesantren,” ujarnya.
Sebagai penutup, doa dipimpin oleh KH. Muhyiddin Abdussomad yang memohonkan perlindungan, keselamatan, serta keberkahan bagi seluruh peserta PAM dalam menjalankan tugas pengabdian di berbagai lokasi penempatan.
Acara pelepasan berakhir pada pukul 08.00 WIB dalam suasana penuh haru dan semangat. Para peserta PAM Angkatan 14 diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. [FYZ/A/JUL/LA.Red]
