Uji Kedalaman Kompetensi Kebahasaan di Kejuaraan Sains Nasional, Pelajar Program Tahfizh dan Kitab Ini Sukses Petik Pengalaman Berharga
Pesantren Nuris – Panggung prestasi nasional kembali dihiasi oleh siswa-siswi SMA Nuris Jember. Kali ini, pencapaian gemilang datang dari ranah literasi dan kebahasaan melalui Mochammad Ali Daffa Wicaksana. Pelajar yang akrab dipanggil Daffa ini sukses mengamankan posisi juara dengan meraih Medali Perak dalam ajang Olimpiade Bahasa Indonesia “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional pada 26 April 2026 lalu.
Keberhasilan luar biasa ini menorehkan kebanggaan tersendiri bagi sekolah, sekaligus mengukuhkan potensi besar yang dimiliki oleh siswa kelas X-4 Tahfizh dan Kitab tersebut dalam bidang bahasa. Bagi Daffa, keikutsertaan dalam kompetisi berskala nasional ini bukan sekadar ajang berburu medali. Remaja yang tinggal di Perum Antirogo 3, Antirogo, Jember ini memiliki visi yang matang untuk mengukur sejauh mana efektivitas keahlian kebahasaan yang selama ini ia pelajari. Selain itu, keterlibatannya dalam olimpiade ini didorong oleh motivasi kuat untuk menumbuhkan jiwa yang lebih aktif, dinamis, dan produktif dalam ajang kompetisi
“Awalnya saya hanya ingin menguji keahlian dan mengukur sudah sejauh mana kemampuan kebahasaan yang saya miliki. Selain itu, lewat kompetisi ini saya juga ingin memotivasi diri sendiri agar bisa menjadi pribadi yang jauh lebih aktif dan produktif,” ujar Daffa saat diwawancarai.
Sebagai seorang pelajar yang memiliki cita-cita besar menjadi pengarang cerita di masa depan, bidang Bahasa Indonesia tentu menjadi fondasi utama yang wajib dikuasai. Karakter kreatif Daffa yang gemar mendengarkan lagu ini juga ia salurkan lewat wadah yang tepat di sekolah, yakni dengan aktif mengikuti ekstrakurikuler Sastra Santri serta Jurnalistik. Kedua wadah ini dinilai sangat berperan dalam menajamkan kemampuan menulis dan analisis bahasanya.
(Baca juga : Perjuangan Santri Asal Madura, Kayla Berhasil Menyelesaikan 6 Kitab di SMA Nuris Jember)
Langkah Daffa menuju podium perak nasional tentu melewati proses adaptasi yang cerdas. Ia menceritakan bahwa tantangan terbesar yang sempat dihadapinya selama kompetisi adalah munculnya beberapa materi ujian tingkat lanjut yang belum sempat diajarkan di kelas reguler.
“Kesulitan kemarin memang ada beberapa bab materi yang lumayan asing dan belum saya pelajari di kelas reguler. Solusinya, saya harus berinisiatif sendiri untuk membedah beberapa bab tersebut secara mandiri dan terus mencari bank latihan soal yang relevan dengan kisi-kisi lomba,” tambahnya.
Berkat manajemen persiapan yang matang, kendala materi tersebut akhirnya berhasil diantisipasi dengan baik. Dari segi teknis pelaksanaan pun, Daffa memberikan kesan yang sangat positif terhadap jalannya kompetisi. Menurutnya, seluruh rangkaian acara dikelola dengan sangat teratur dan sistematis, sehingga ia dapat fokus penuh menyelesaikan soal tanpa hambatan teknis yang berarti.
Keberhasilan membawa pulang medali perak ini memicu antusiasme baru dalam diri Daffa. Merasakan serunya atmosfer kompetisi nasional, ia mengaku memiliki kesan mendalam dan menaruh harapan besar agar performanya kali ini bisa mendapatkan apresiasi berupa rekomendasi dari pihak sekolah untuk kembali diterjunkan pada ajang-ajang perlombaan berikutnya.
Menutup catatan prestasinya, remaja yang akrab dengan dunia literasi ini berharap bahwa pencapaian di Kejuaraan Sains Nasional ini menjadi pembuka jalan bagi rentetan prestasi lainnya. Ke depan, ia berkomitmen untuk terus mengasah tajam kemampuannya agar bisa kembali memenangkan berbagai kompetisi di masa mendatang dan membawa nama baik SMA Nuris Jember ke tingkat yang lebih tinggi. [ANF.Red]
Nama : Mochammad Ali Daffa Wicaksana
Alamat : Antirogo, Jember
Hobi : Mendengarkan lagu
Cita-cita : Pengarang cerita
Lembaga : SMA Nuris Jember
Kelas : X-4 Tahfizh dan Kitab
Prestasi : Medali Perak Olimpiade Bahasa Indonesia “Kejuaraan Sains Nasional” Tingkat Nasional diselenggarakan oleh Pusat Kejuaraan Sains Nasional
