Bawa Pulang Segudang Prestasi Seni dan Bahasa, Siswi Asal Ledokombo Ini Bidik Pendidikan Kedokteran di Universitas Gadjah Mada
Pesantren Nuris — Pola pendekatan instruksional dalam proses menghafal Al-Qur’an pada ekosistem pendidikan modern kian menuntut adanya fleksibilitas yang adaptif terhadap keunikan kognitif setiap santri. Sebuah pembuktian metodologi yang segar dan mandiri berhasil ditunjukkan di penghujung tahun ajaran ini. Nada Nur Safhi Fajari Ali, siswi kelas IX I MTs Unggulan Nuris Jember, sukses memicu decak kagum melalui keberhasilannya mengunci hafalan hingga mencapai 9 juz lewat pendekatan personal yang ia kembangkan sendiri.
Dara multitalenta yang akrab disapa Nada ini merupakan mutiara berbakat yang berasal dari kawasan Sumber Anget, Ledokombo, Jember. Di balik pembawaannya yang dinamis dengan hobi menulis, membaca, bernyanyi, menari, hingga menelaah lirik lagu, alumni SDN Agung 01 Kalisat ini memendam ambisi akademik yang sangat berkelas. Nada membidik kursi di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) demi mengejar karier masa depan sebagai seorang Dokter. Visi kemanusiaan medis ini ia selaraskan dengan modal spiritualitas 9 juz sebagai jangkar moralitas paripurwanya kelak.
(Baca juga : Kepiawaian Menabuh Darbuka, Muhammad Raihan Maulana Antarkan MTs Unggulan Nuris Jadi Juara 1 Festival Hadrah)
Sisi paling menarik dari Nada terletak pada independensi berpikirnya dalam meretas pola menghafal. Berbeda dengan santri pada umumnya, Nada memilih untuk tidak menggunakan metode hafalan standar yang disediakan secara klasikal. “Saya merasa kurang cocok jika terus-menerus dibimbing secara kaku dari awal. Setelah terbiasa menemukan ritme sendiri, saya lebih nyaman menghafal secara mandiri dan otodidak,” tuturnya secara diplomatis. Strategi self-directed learning ini terbukti ampuh, bahkan membantunya mencetak pengalaman mengesankan berupa kemampuan melakukan akselerasi ziyadah (tambah hafalan) hingga lebih dari satu halaman penuh dalam sehari.
Daya kreativitas Nada juga terefleksi nyata pada deretan prestasinya yang berwarna di panggung kompetisi internal madrasah. Ia tercatat sukses merengkuh gelar Juara 3 Menari, Harapan 1 Menari, Juara 1 Cipta Puisi tingkat MTs, hingga menembus posisi Juara 3 Olimpiade Bahasa Inggris Internal serta Finalis Olimpiade Bahasa Inggris Jember Regional Office (JRO). Kendati sarat prestasi, Nada tetap menghadapi tantangan klasik berupa fluktuasi rasa malas, terutama ketika harus membagi fokus antara menjaga ritme murojaah (mengulang hafalan lama) dan menambah barisan ayat baru. Segala lelah tersebut luruh demi satu motivasi suci: membahagiakan orang tua dan mempersembahkan mahkota kemuliaan di akhirat.
Sebagai pribadi yang sangat menghargai privasi proses belajar, Nada menitipkan harapan besar yang sarat akan kedewasaan berpikir bagi masa depannya pasca-tsanawiyah. Ia berkomitmen untuk mentransformasikan dirinya menjadi individu yang jauh lebih baik, mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an secara nyata, menjaga hafalannya agar tetap mutqin (kuat), serta mampu menyebarkan aura kehidupan yang positif bagi lingkungan sekitar. Berbekal kemandirian metodologi yang otentik, kecerdasan seni-bahasa yang kompetitif, dan target kedokteran UGM, Nada Nur Safhi Fajari Ali siap menaklukkan gerbang masa depan. {SM.RED}
Nama Lengkap : Nada Nur Safhi Fajari Ali
Alamat Asal : Sumber Anget, Ledokombo, Jember
Lembaga : MTs Unggulan Nuris Jember
Prestasi : Tahfizh 9 Juz
Riwayat Prestasi : Juara 3 Menari, Harapan 1 Menari, Juara 1 Cipta Puisi Internal, Juara 3 Olimpiade B. Inggris Internal, Finalis Olimpiade B. Inggris JRO.
