Istiqomah dan Qonaah Jadi Kunci Sukses
Pesantren Nuris – Perjalanan alumni SMA Nuris Jember kembali menghadirkan kisah inspiratif yang patut menjadi teladan. Salah satunya datang dari Aris Dimas Firmansyah, S.Psi., lulusan tahun 2020 yang kini meniti karier sebagai Human Resource Development (HRD) di salah satu perusahaan di Bali. Dengan latar belakang pendidikan S1 Psikologi dari Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Aris membuktikan bahwa proses panjang yang dijalani dengan kesungguhan akan berbuah manis.
Lahir dan besar di Banyuwangi, Aris mengawali perjalanan akademiknya di SMA Nuris Jember dengan lingkungan pesantren yang penuh dengan nilai-nilai keislaman. Bekal tersebut tidak hanya menjadi pengalaman masa lalu, tetapi justru menjadi bekal dalam membangun karakter hingga dunia kerja saat ini.
Selama menempuh pendidikan di bangku kuliah, Aris dikenal sebagai sosok yang konsisten dalam mengembangkan diri. Ia tidak hanya fokus pada perkuliahan, tetapi juga aktif mengikuti berbagai kursus serta magang di perusahaan untuk memperdalam keterampilan. Baginya, proses belajar tidak cukup hanya di ruang kelas, melainkan harus diimbangi dengan pengalaman nyata di lapangan.
“Yang paling terasa itu istiqomah atau konsisten. Dulu di pesantren sering mendengar keutamaan istiqomah dari pengasuh maupun ustaz. Alhamdulillah sampai sekarang masih melekat,” ungkap Aris.
(Baca juga : Siswi SMA Nuris Jember, Peraih Paper Terfavorite Essai Nasional, Lovely Aulia Admetia Berhasil Khatamkan 12 Kitab)
Menurutnya, nilai istiqomah tidak hanya diterapkan dalam ibadah, tetapi juga dalam menjalani peran dan tanggung jawab. Ketika menjadi mahasiswa, ia berusaha konsisten dalam belajar, mengikuti pelatihan, hingga magang. Kebiasaan tersebut terus berlanjut hingga kini, di mana profesionalisme dan integritas menjadi prinsip utama dalam bekerja.
Tak hanya itu, Aris juga menekankan pentingnya nilai qonaah atau penerimaan diri yang ia dapatkan selama belajar di pesantren. Kehidupan sederhana di pesantren menjadi latihan mental yang sangat berharga dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Satu lagi yang paling melekat itu adalah sifat qonaah. Dulu hidup sederhana di pesantren, tidur beralas tipis, makan juga sederhana. Itu benar-benar terasa manfaatnya sekarang. Jadi ketika menghadapi berbagai kondisi, rasanya biasa saja, lebih mudah bersyukur,” tambahnya.
Kini, sebagai HRD di PT. Internet Madju Abad Milenindo (GlobalXtreme), Aris memegang peran penting dalam mengelola sumber daya manusia di perusahaan. Posisi tersebut menuntut ketelitian, komunikasi yang baik, serta kemampuan memahami karakter dan selaras dengan bidang studinya di psikologi.
Aris juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah membimbingnya. “Terima kasih kepada para kyai, jajaran pengasuh, ustaz dan ustazah, serta bapak ibu guru di SMA Nuris Jember. Ilmu, doa, dan teladan yang diberikan menjadi bekal yang sangat berharga dalam perjalanan saya sampai hari ini,” tuturnya penuh haru.
Kisah Aris menunjukkan bahwa pendidikan berbasis pesantren mampu membentuk pribadi yang tangguh. Nilai-nilai sederhana yang ditanamkan sejak dini justru menjadi kekuatan besar dalam menghadapi dunia modern yang penuh tantangan.
Selamat dan sukses untuk Aris Dimas Firmansyah, S.Psi. Semoga terus berkembang menjadi HRD yang profesional, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi terbaik di dunia kerja, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk terus berproses dan tidak pernah berhenti belajar. [RY.Red]
Nama : Aris Dimas Firmansyah, S.Psi.
Alamat : Banyuwangi
Lembaga : SMA NURIS JEMBER
Tahun Lulus : 2020
Kuliah : Program Studi S1 Psikologi, Fakultas Psikologi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Tahun Wisuda : 2024
Pekerjaan : Human Resource Development (HRD) PT. Internet Madju Abad Milenindo (GlobalXtreme)
