Menyambut Generasi Baru, MI Unggulan Nuris Jember Sukses Gelar Tes PPDB Gelombang 3!

Ustadzah Nining: “Sebagian Besar Calon Siswa Adalah Anak-Anak Hebat!”

Pesantren Nuris – MI Unggulan Nuris Jember seakan tidak pernah kehabisan cerita menarik di setiap pekannya. Setelah kemarin kita disuguhkan dengan rentetan prestasi gemilang dari kakak-kakak kelas atas di berbagai ajang perlombaan, dan ditutup dengan serunya acara minum susu Dancow bersama di halaman, kini perhatian madrasah mulai tertuju pada regenerasi. Ya, madrasah para juara ini sedang bersiap menyambut anggota keluarga baru!

Pemandangan yang menggemaskan dan penuh keseriusan terlihat jelas di ruang Perpustakaan MI Unggulan Nuris Jember pada tanggal 18 April 2026. Ratusan wajah baru yang masih polos dan imut tampak duduk manis menatap lembaran kertas di meja mereka. Bukan sedang menggambar bebas, anak-anak hebat lulusan TK/RA ini tengah mengikuti tahapan penting yang akan menentukan langkah awal mereka, yakni Tes Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) atau PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) Gelombang 3.

Jika melihat dokumentasinya, ketegangan khas ujian sama sekali tidak terasa mencekam. Suasana tes justru diatur sedemikian rupa agar jauh dari kata menakutkan bagi anak usia dini. Anak-anak terlihat cukup enjoy mengerjakan soal dengan pensil di tangan kecil mereka. Dan tentunya, selalu ada senyum hangat dari para ustadz dan ustadzah yang dengan sabar mendampingi, memastikan calon anak didik mereka merasa nyaman, tenang, dan tidak tertekan selama proses seleksi.

(Baca juga : Sehat Ceria Bersama! MI Unggulan Nuris Jember dan Dancow Sukses Gelar Senam dan Bagi-Bagi Susu Gratis!)

Kesuksesan penyelenggaraan agenda besar ini tentu tak lepas dari persiapan matang tim panitia dan dewan guru. Ustadzah Nining, selaku Waka Kurikulum MI Unggulan Nuris Jember, tak henti-hentinya mengucap syukur atas kelancaran proses seleksi tersebut. Beliau yang memantau langsung jalannya tes dari awal hingga akhir merasa sangat lega melihat semangat dari para peserta kecil ini.

“Dengan mengucap puji syukur kepada Allah, telah terlaksana dengan baik dan lancar tes SPMB Gelombang 3 MI Unggulan Nuris,” tutur Ustadzah Nining membuka sesi wawancaranya dengan senyum sumringah. Beliau memastikan bahwa secara keseluruhan, rangkaian tes mulai dari tes akademik dasar hingga observasi berjalan sesuai dengan rundown yang telah disiapkan oleh panitia.

Menariknya, di lapangan selalu ada dinamika yang terjadi. Ustadzah Nining mengungkapkan bahwa memang ada beberapa calon siswa yang terpaksa absen pada hari H pelaksanaan. “Alhamdulillah tes gelombang 3 berjalan dengan lancar. Walaupun ada beberapa calon siswa yang berhalangan hadir, namun hal itu sama sekali tidak mengurangi keseruan tes tersebut,” ujarnya santai.

Pihak madrasah pun sangat memaklumi kendala tersebut dan dengan sigap memberikan solusi. Ustadzah Nining menjelaskan bahwa panitia langsung melakukan konfirmasi kepada orang tua siswa yang bersangkutan. “Bagi beberapa siswa yang kemarin berhalangan hadir, sudah dikonfirmasi dan kami lakukan tes susulan untuk mereka,” jelasnya.

Setelah lembar demi lembar hasil tes selesai dievaluasi, Ustadzah Nining dan tim kurikulum pun bisa bernapas lega sekaligus bangga. “Dari hasil tes yang sudah kami terima, dapat kami tarik kesimpulan bahwa sebagian besar calon siswa adalah anak-anak hebat. Mereka sudah terlihat siap untuk menempuh jenjang pendidikan dasar yang lebih tinggi dan lebih menantang pastinya,” beber Ustadzah Nining dengan nada optimis.

Meskipun begitu, sebagai pendidik yang sangat memahami psikologi anak, Ustadzah Nining juga menyoroti sebuah fenomena yang sangat manusiawi dan lumrah terjadi. Beliau menyadari bahwa ada beberapa anak yang mungkin belum bisa menunjukkan potensinya secara maksimal saat tes berlangsung.

“Memang ada segelintir siswa yang masih kurang dalam menyampaikan kemampuan mereka. Entah itu karena memang kemampuannya yang masih perlu diasah lagi, atau bisa juga karena faktor lain. Contohnya, usia anak-anak ini kan masih dalam tahap adaptasi, jadi wajar kalau mereka masih malu atau canggung saat berhadapan dengan orang baru di lingkungan yang sama sekali baru,” tuturnya penuh empati.

Namun, Ustadzah Nining dengan cepat menegaskan bahwa rasa canggung itu bukanlah sebuah halangan besar. “Sejauh ini, hal tersebut tidak terlalu banyak berpengaruh kok. Kami melihat kemampuan dasar mereka sebenarnya sudah bisa diandalkan sebagai modal awal yang sangat cukup untuk menempuh jenjang pendidikan selanjutnya di sini,” tambah beliau.

Di penghujung perbincangan, Ustadzah Nining mewakili seluruh civitas akademika madrasah menyematkan ucapan terima kasih yang tulus kepada para orang tua calon siswa. Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat merupakan amanah besar yang akan dijaga dengan sungguh-sungguh oleh MI Unggulan Nuris Jember.

“Terakhir, kami sampaikan terima kasih kepada calon wali murid yang sudah mempercayakan putra-putrinya kepada kami. Juga kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika dalam pelaksanaan tes kemarin ada hal-hal yang mungkin kurang berkenan di hati bapak dan ibu sekalian,” tutup Ustadzah Nining.

Selamat bergabung, calon generasi juara! Pintu gerbang madrasah selalu terbuka lebar menyambut semangat belajar kalian. Mari kita rajut mimpi dan ukir deretan prestasi baru bersama keluarga besar MI Unggulan Nuris Jember! [FE.Red]

Related Post