Alumni Nuris, Bangun Pondok Pesantren?

Pesantren Nuris– Mengejutkan, alumni pesantren Nuris Jember ini miliki cita-cita dirikan pondok pesantren. Berkat cita-citanya yang mulia itu, Ahmad Fauzan alumni SMK Nuris lulusan tahun 2017 putuskan kuliah di IAIN Jember jurusan sastra Arab. Tidak mudah baginya untuk diterima di IAIN Jember, dia harus mewurungkan keinginannya untuk kuliah di Yaman karena tidak mendapat restu dari orang tuanya.

Baginya restu orang tua adalah segalanya, dia berusaha ikuti tes jalur SPAN-PTKIN dan diterima di IAIN jurusan sastra Arab. Mahasiswa berperawakan mungil ini bercita-cita untuk membangun pondok pesantren dan menjadi direktur PBNU. Dia ingin pondok pesantren di Jember karena ingin melanjutkan cita-cita kakeknya. Selain itu, dia juga ingin bangun pondok pesantren di luar kota untuk menyebarkan ajaran Aswaja.

Ahmad Fauzan mengaku bingung pertama kali masuk IAIN Jember. Bagaimana tidak? Sosoknya yang pendiam membuatnya kesulitan untuk daftar ulang. IMAN (Ikatan Mahasiswa Alumni Nuris) di IAIN Jember yang selalu standby membantunya. Dibalik sifatnya yang pendiam, tersimpan segudang keinginan yang mulia.

(Baca juga: Alumni Nuris, Kepala Asrama dan Calon Pengacara. Siapa Dia?)

Selain itu, dia juga mengaku banyak bekal yang dia dapatkan dari Nuris. Salah satunya dia menyadari begitu pentingnya mencari ilmu serta barokah orang tua dan guru. Mahasiswa kelahiran Jember, 19 Mei 1998 ini berharap, semoga barokah orang tuanya dan gurunya selalu mengalir kepadanya. Dia juga berharap dapat menyelesaikan kuliahnya dengan prestasi yang memuaskan dan memiliki keistiqomahan dalam mencari ilmu. (Red/Anf/Yuv)

 

Related Post