Anjuran Mengembara, Demi Sebongkah Cahaya

Penulis: Abdul Malik

Carilah ilmu walaupun ke negeri China. Sabda Nabi Saw tersebut tentunya sudah tidak asing lagi bagi para pencari ilmu. Sabda tersebut merupakan sebuah anjuran agar kita mencari ilmu walaupun sampai ke negeri Cina. Secara eksplisit mengajak kita agar kita pergi mengembara yang tentunya dengan tujuan positif seperti mencari ilmu.

(baca juga: Belajar dari Kuda Goyang)

Dengan mengembara, kita bisa menemukan banyak hal baru yang berharga untuk ganti sesuatu yang kita tinggalkan sebagaimana yang tertera dalam penggalan syair karya Imam al-Syafi’i. Dalam sebuah ayat dijelaskan “Pergilah engkai akan menemukan, pengganti orang-orang yang kau tinggalkan”. Di antara hal yang akan kita dapatkan dengan mengembara adalah pengalaman baru, kenalan baru dan sahabat baru, serta tentunya ilmu yang baru.

Selain itu, dengan mengembara seseorang bisa menjadi hebat, karena dengan mengembara kemungkinan seseorang untuk mewujudkan impian lebih besar daripada yang tidak mengembara. Sama halnya singa yang tidak akan dapat mangsa jika tidak keluar dari sarangnya dan seperti anak panah yang tidak akan mengenai anak panah jika tidak keluar dari busurnya.

Imam Syafi’i berkata dalam sebuah syair yang artinya bahwasanya air yang diam cenderung menjadi kotor. Jika ia mengalir, ia akan bersih dan jika diam saja, ia akan bersih dan jika diam saja, ia akan kotor. Arti syair tersebut bisa diibaratkan dengan orang yang diam saja tidak mengembara. Orang yang tidak mengembar bagaikan air yang kotor karena diam saja dan orang yang mengembara bagaikan air yang bersih karena mengalir.

(baca juga: Fakta dan Makna Syiir Tanpo Waton)

Dari pemaparan di atas bisa dipahami bahwa sebuah pengembaraan sangat berpengaruh pada masa depan seseorang, karena dengan mengembara seseorang bisa menemukan dan mempelajari banyak hal.

Penulis merupakan siswa MA Unggulan Nuris kelas XI PK A. Penulis aktif sebagai anggota ekstrakurikuler Jurnalistik Website Pesantrennuris.net

 

Related Post